advertisement

Mengapa Vagina Berbau Agak Asam? Ini Penjelasannya!

berikut ini penjelasan menurut sebuah survei yang telah dilakukan

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Vagina yang terlihat normal dan sehat seharusnya tidak memiliki wangi layaknya bunga-bunga atau buah-buahan. Bau vagina juga tidak seharusnya seperti obat atau bahan kimia. Tak ada juga bagian tubuh dari manusia mana pun yang mengeluarkan aroma harum karena memang tidak perlu.

Baca juga: Kenapa Orang Sering Salah Persepsi Tentang Dominan-Submisif Dalam Hubungan Seksual?

Setiap vagina memiliki bau yang khas, berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Namun, pada dasarnya vagina mengeluarkan bau yang agak asam seperti cuka.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh spesialis kandungan dan kesehatan reproduksi, aroma ini bahkan bisa tercium dari jarak kira-kira 30 sentimeter jauhnya. Tak perlu khawatir, hal ini normal dan seharusnya tidak menganggu Anda.

Bau vagina yang asam datang dari koloni bakteri alami serta cairan yang diproduksi vagina. Koloni bakteri dan cairan ini bersifat asam, yaitu dengan pH normal 4,5. Keasaman area organ kewanitaan ini penting untuk mencegah infeksi bakteri atau virus. Justru jika keasamannya terganggu, vagina jadi lebih rentan terhadap bakteri jahat, virus, dan mikroorganisme lain penyebab penyakit.

Namun, bau vagina bisa berubah-ubah seiring dengan siklus menstruasi wanita. Anda mungkin merasakan bau yang lebih kuat setelah selesai haid. Pada kebanyakan kasus, biasanya hal ini disebabkan oleh perubahan hormon atau sisa-sisa lapisan dinding rahim (endometrium) yang ikut luruh.  (fmz/bb)

Comments
Loading...