Penis Melengkung Ketika Ereksi, Ini Penyebabnya!

berikut penjelasan menurut analisis hasil penelitian

FENOMAGZ – Pria yang punya penis melengkung bisa berisiko terkena kanker jenis tertentu. Temuan ini dipresentasikan di American Society for Reproductive Medicine. Ada keberkaitan antara penis melengkung dengan penyakit Peyronie, kanker testis, kulit dan perut.

Baca juga: Sel Puncak Dapat Memperbesar Penis Dan Payudara?

Studi yang berjudul, Increased Risk of Cancer Among Men with Peyronie’s Disease (Meningkatnya risiko kanker di kalangan pria dengan penyakit peyronie), diterbitkan pada September 2017 di jurnal Fertility and Sterility.

Penyakit Peyronie adalah kondisi penis yang melengkung saat ereksi. Penyakit ini juga disebut fibrosis penis dan memengaruhi sekitar 155.000 pria di Inggris. Hal ini biasa terjadi pada usia paruh baya tapi bisa juga terjadi pada usia berapapun.

Data pasien yang dikumpulkan Baylor College di Houston menemukan, pria yang didiagnosis dengan penis melengkung atau penyakit Peyronie memiliki risiko terkena kanker testis (40 persen), kanker perut (40 persen), dan kanker kulit atau melanoma (29 persen).

Peneliti menganalisis data dari 1,5 juta pria untuk penelitian ini.

Gejala penyakit peyronie di antaranya, area yang menebal atau mengeras di atas batang penis, penis melengkung saat ereksi, dan ereksi yang menyakitkan.

Pada fase awal, pria akan mengalami rasa nyeri yang biasanya berlangsung selama tiga sampai enam bulan.

Penyakit Peyronie mungkin disebabkan karena luka pada penis, bahkan bisa saja tidak ada faktor pemicu. Pada kasus yang parah, Peyronie dapat diobati dengan operasi.

Peneliti menyarankan, pria bisa mendeteksi dini kanker jika terjadi gejala aneh saat ereksi sehingga pengobatan bisa dilakukan secepatnya. (fmz/bb)

Comments
Loading...