Fenomagz
Unleash the Wild Side

Ini dia Penyebabnya Anda Mengup Berlebihan

Hati-hati, karena menguap secara berlebihan bisa jadi sinyal halus bahwa tubuh Anda mengirim tanda tentang kondisi yang lebih serius

0

 

FENOMAGZ – Ketika seseorang merasa kelelahan atau mengantuk, umumnya tubuh akan mengeluarkan reaksi yang dikenal dengan menguap. Namun pernahkah Anda menguap secara terus-terusan? Hati-hati, karena menguap secara berlebihan bisa jadi sinyal halus bahwa tubuh Anda mengirim tanda tentang kondisi yang lebih serius.

Lalu sebenarnya, apa sih penyebab yang membuat kita menguap berlebihan? Yuk simak penjelasan nya berikut ini.

Kelelahan atau mengantuk

Menguap sudah jadi tanda umum ketika seseorang sedang merasa capek, kelelahan, atau mengantuk. Meskipun mekanisme yang tepat mengapa menguap bisa terjadi belum diketahui, menguap ketika Anda merasa capek atau kelelahan jadi fenomena yang umum dan normal.

Gangguan yang menyebabkan kurang tidur

Kurang tidur bisa membuat Anda menguap ketika terjaga. Hal tersebut jadi sinyal otak yang memberi tahu bahwa Anda sedang kelelahan dan perlu istirahat.

Selain itu, gaya hidup juga bisa jadi salah satu alasan Anda kurang tidur. Kondisi gangguan tidur lain seperti sleep apnea sentral atau insomnia juga bisa jadi beberapa alasan mengapa Anda menguap berlebihan di siang hari.

Obat-obatan tertentu

Terlepas dari semua faktor lain di hidup Anda, pengobatan tertentu juga bisa membuat Anda mengantuk yang akhirnya membuat Anda jadi menguap berlebihan.

Obat-obatan yang bisa membuat mengantuk dan menguap antara lain SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor), antihistamin (obat yang digunakan untuk mengobati alergi), antidepresan lain, dan beberapa obat nyeri.

Reaksi vasovagal

Reaksi vasogal terjadi ketika ada masalah dengan fungsi saraf vagus. Hal ini terjadi karena ada perdarahan internal di dalam dan sekitar jantung atau aorta (arteri utama yang mengalirkan darah ke jantung).

Menguap juga bisa menunjukkan serangan jantung atau aorta yang terputus. Akan tetapi kejadian tersebut sangat jarang terjadi.

Epilepsi

Epilepsi terjadi ketika ada beberapa kerusakan permanen di otak yang terus mengganggu. Iritasi tersebut membuat otak mengirim sinyal abnormal yang pada beberapa kasus akan mengakibatkan menguap berlebihan.

Menurut penelitian, menguap bisa berhubungan dengan sejumlah penyakit yang berhubungan dengan otak. Di mana hal tersebut bisa dilihat oleh pasien dengan kondisi ini dan terjadi sehabis kejang.

Tumor otak atau stroke

Tumor otak atau stroke juga merupakan kondisi dimana otak mengirim sinyal yang abnormal, yang bisa membuat menguap berlebihan. Menurut sebuah penelitian, seorang ilmuwan menemukan bahwa menguap berlebihan bisa jadi gejala pada pasien yang menderita lesi di batang otak mereka. Ilmuwan tersebut berhipotesis bahwa hal itu terjadi karena kehadiran lesi di otak membuat iritasi saraf yang meninggalkan otak.

Multiple sklerosis

Menurut sebuah penelitian, pasien yang menderita MS atau multiple sklerosis sering menguap dan memiliki masalah tidur. Penelitian ini juga menyatakan bahwa orang yang menderita multiple sklerosis memiliki disfungsi thermoregualtory (ketidakmampuan untuk mengontrol suhu tubuh) yang membuat menguap secara terus menerus.

Terlepas dari penyebab yang disebutkan di atas, ada beberapa kemungkinan lain yang membuat menguap berlebihan termasuk kompresi hipotalamus atau kelenjar hipofisis. Di kondisi yang langka, menguap juga bisa jadi gejala dari kondisi seperti supranuclear palsy dan amyotrophic lateral sclerosis.

Gagal hati

Menguap berlebihan juga bisa jadi tanda adanya gangguan fungsi hati. Meskipun mekanisme yang tepat dari mengapa hal ini terjadi tidak diketahui, beberapa ahli percaya kalau gangguan fungsi hati muncul dari kelelahan. (fmz/pz)

Baca juga:   Cara Mudah Mencegah Panuan Pada Kulit Pria
Comments
Loading...