Fenomagz
Unleash the Wild Side

Sehari Boleh Makan Telur Berapa Kali? Ini Batas Amannya

berikut ini anjuran seberapa banyak kolesterol yang boleh Anda konsumsi dalam satu hari

0

FENOMAGZ – Apakah Anda penggemar telur? Bagi Anda yang sangat suka lauk hewani ini, mungkin bisa makan telur tiga sampai empat kali dalam sehari. Namun, disisi lain mungkin Anda takut terlalu banyak makan telur bisa bikin kolesterol naik. Pasalnya, dalam telur terdapat kadar kolesterol yang menurut beberapa orang dapat meningkatkan kolesterol.

Baca juga: Ini Yang Akan Terjadi Kalau Anda Minum Alkohol Saat Perut Kosong

Telur adalah salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Namun, disisi lain, telur juga memiliki kadar dalam kolesterol di dalamnya. Nah, banyak yang takut makan telur karena kandungan kolesterol yang disebut-sebut bisa bikin kolesterol naik jika dikonsumsi. Faktanya, dalam satu butir telur ukuran besar, terdapat kandungan kolesterol sebanyak 186 mg dan semuanya terkandung di dalam kuning telur, yang biasanya lebih banyak digemari ketimbang putihnya.

Kalau begitu, berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi dalam sehari? Sayangnya, sampai saat ini memang tidak ada rekomendasi yang pasti terkait berapa banyak telur yang boleh dikonsumsi dalam satu hari. Namun, ada anjuran seberapa banyak kolesterol yang boleh Anda konsumsi dalam satu hari, yaitu:

  • Jika Anda sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit apapun, maka kadar kolesterol yang boleh di konsumsi dalam sehari tidak lebih dari 300 mg.
  • Bila Anda mengalami diabetes, penyakit jantung, atau punya kadar kolesterol tinggi, maka Anda hanya diperbolehkan untuk mengkonsumsi kolesterol tak lebih dari 200 mg perhari.
Baca juga:   4 Cara Membentuk Otot Punggung Tanpa Perlu Pergi Ke Gym

Sebuah penelitian dari Mayo Clinic menyebutkan bahwa makan telur sebanyak 7 butir telur per minggu akan meningkatkan kadar kolesterol tubuh pada orang sehat. Dalam penelitian lain, disebutkan bahwa mengkonsumsi 1-3 telur dalam sehari tak membuat kadar kolesterol tubuh langsung naik. Namun sekali lagi, hal ini hanya diajukan pada orang sehat, bila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya bicara kan dulu dengan ahli gizi. (fmz/bb)

Comments
Loading...