Semua Jenis Depresi yang Harus Anda Tahu

Berikut ini jenis-jenis dari depresi

Judi

judi

FENOMAGZ – Depresi adalah penyakit mental yang ditandai dengan perasaan sedih yang intens. Anda juga mungkin merasa lebih tidak berdaya, putus asa, dan tidak berharga. Tidak hanya mempengaruhi Anda, depresi juga akan mengubah hubungan Anda dengan keluarga Anda dan kerabat.

Berikut ini jenis-jenis dari depresi:

Major depression (clinical depression)

Depresi berat yang ditandai dengan gejala depresi konstan. Gejala yang menyerang bisa parah atau pun ringan, dan biasanya berlangsung selama sekitar 6 bulan. Depresi berat merupakan kondisi berulang. Namun pada beberapa kasus, orang bisa saja mengalaminya hanya sekali seumur hidup.

Baca juga: Bolehkah Pasangan Bercinta Sampai Berkali-Kali Dalam Semalam?

Dysthymia

Dysthymia memiliki gejala depresi ringan yang cenderung bertahan lama (sedikitnya dua tahun). Jika Anda memiliki dysthymia, suasana hati Anda mungkin buruk dan Anda mungkin terbiasa berpikir bahwa sifat tersebut merupakan jati diri Anda. Gejala depresi ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat mencegah Anda menikmati hidup seutuhnya.

Parsistent depressive disorder

Jenis depresi ini setidaknya bertahan selama dua tahun dan gejalanya mirip dengan major depression. Anda bisa saja memiliki gejala ringan atau sedang dengan periode gejala yang lebih singkat.

Psychotic depression

Henis depresi ini adalah kombinasi dari depresi dan psikotik. Selain hati yang rendah saat mengalami depresi, orang dengan psychotic depression mungkin kehilangan kesadaran diri atas realitas dengan mempercayai hal-hal yang orang lain tidak bisa dengar atau lihat.

Postpartum depression

Jenis depresi ini terjadi pada ibu yang baru setelah melahirkan. Postpartum depression jauh lebih serius daripada baby blues. Sebanyak 70-80 persen ibu baru terserang baby blues, sementara hanya 10-15 persen ibu yang menderita postpartum depression, ketika gejalanya lebih intens dan bertahan lebih lama.

Bipolar disorder (manic depression)

Seorang akan mengalami depresi bergantian dengan manic depression. Siklus ini dapat menyebabkan perilaku implusif, hiperaktif, dan bicara cepat.

Seasonal affective disorder (SAD)

Jenis depresi ini sering terjadi pada musim gugur atau musim dingin ketika hari menjadi lebih pendek dan bertahan sampai hari cerah dimusim semi atau awal musim panas. Beberapa orang mungkin mengalami SAD untuk waktu yang singkat di musim panas. (fmz/bb)

Comments
Loading...