advertisement

Tren Bercinta Berbahaya Saat Berusia 40-an

berikut ini tren bercinta yang berbahaya saat berusia 40-an

judi

FENOMAGZ – Terdapat tren seks berbahaya yang melanda pasangan usia 40-an. Hampir setengah orang yang berusia 40-an secara teratur melakukan hubungan seks tanpa kondom.

Temuan baru soal tren seks tersebut dari penelitian di Inggris. Para peneliti melakukan studi mengenai seks di usia paruh baya.

Baca juga: 4 Tips Bercinta Ngawur Yang Harus Anda Hindari

Ternyata sebagian besar orang Inggris paruh baya mengabaikan risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) dan berhubungan seks tanpa kondom. Kondisi itu menyebabkan dua dari setiap 100 orang kena IMS di usia 40-an tahun.

Dari 2.000 partisipan, sepertiga partisipan mengabaikan alat kontrasepsi karena mereka tidak lagi khawatir tentang kehamilan.

Studi juga menemukan, 36 persen pria dan 24 persen wanita mengalami hubungan seksual yang gagal. Hal ini dipengaruhi disfungsi ereksi (kegagalan ereksi).

Jane Devenish, apoteker di Well Pharmacy, yang terlibat dalam penelitian menyarankan, pasangan paruh baya 40-an tahun mempraktikkan seks aman.

“Adanya bukti IMS sedang meningkat Inggris, kami sarankan orang-orang yang secara aktif bercinta pada usia berapa pun untuk menggunakan kondom. Ini juga untuk melindungi diri mereka sendiri terhadap IMS dan kehamilan yang tidak direncanakan,” papar Jane.

Penelitian pun mengungkap, beberapa kendala untuk menemukan gairah cinta di atas usia 40 tahun. Kendala berupa kurangnya kepercayaan diri, masalah kesehatan, dan disfungsi ereksi.

“Empat puluh persen mengaku, disfungsi ereksi membuat mereka merasa khawatir tentang hubungan seks. Sebanyak 25 persen punya kepercayaan diri yang minim akibat disfungsi ereksi,” Jane menambahkan.

Lebih dari dua pertiga orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun percaya, disfungsi ereksi disebabkan stres dan terlalu banyak minum alkohol.

“Banyak pria mengalami saat-saat ketika mereka berjuang untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Ini biasanya karena stres, kelelahan atau terlalu banyak minum alkohol. Tidak perlu khawatir,” Jane melanjutkan.

Namun, jika masalah ereksi terus terjadi menjadi penyebab masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi atau diabetes.

Hasil penelitian memaparkan, ada 17 persen partisipan yang mencoba Viagra bersama pasangan. Mereka menggunakan obat untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seks. (fmz/bb)

Comments
Loading...