Fenomagz
Unleash the Wild Side

Yuk, Mengenal Jenis Wewangian Untuk Pria

0

Kerap kali terjadi ‘kasus’ wangi berlebih, wangi yang tidak tepat dengan suasana pada pria

 

FENOMAGZ –  Fakta mengatakan bahwa wanita menyukai pria yang harum. Namun, tak banyak pria yang senang menggunakan parfum di tubuhnya. Bagi kebanyakan pria, wewangian tidak lebih dari sekadar produk untuk membuat harum tubuh. Alasan tersebut lah yang kemudian membuat kebanyakan pria asal memilih wewangian tanpa tahu perbedaan fungsi dan tingkat keharumannya. Alhasil, kerap kali terjadi ‘kasus’ wangi berlebih, wangi yang tidak tepat dengan suasana, dan bahkan hingga perpaduan kimia yang ‘memuakkan’ antara aroma tubuh dan wewangian yang dipakai.

Agar mimpi buruk di atas tidak terjadi, maka Fenomen perlu tahu apa saja jenis wewangian yang umum beredar di pasaran. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

  1. Parfum

perfume men

Merupakan wewangian dengan tingkat konsentrasi harum tertinggi, yakni antara 20-30 persen (sisanya merupakan air dan alkohol). Parfum adalah jenis wewangian yang termahal karena daya tahan harumnya yang lama hingga 24 jam. Biasanya parfum hanya tersedia bagi wanita dan sangat sedikit sekali yang tersedia untuk pria, itupun biasanya hanya bisa dibeli secara kustomisasi.

  1. Eau de Parfum

eau de parfum for men

Eau de parfum merupakan jenis wewangian premium bagi pria dan wanita yang biasa dilansir oleh banyak label mode dunia. Kandungan konsentrat wanginya sebesar 15-20 persen dan memiliki daya tahan harum antara lima sampai delapan jam.

  1. Eau de Toilette

eau de toilette men

Eau de toilette merupakan wewangian ringan yang cukup banyak dilansir oleh label-label fashion dunia, dimana mayoritas beraroma segar. Wewangian jenis ini hanya mampu bertahan kurang dari lima jam dengan konsentrasi harum 5-15 persen.

Baca juga:   4 Manfaat Minum Wine untuk Kesehatan
  1. Eau de Cologne

Eau de Cologne for men

Eau de cologne adalah wewangian yang paling banyak beredar di pasaran dengan kandungan konsetrat wangi sebesar 2-5 persen. Berawal dari penciptaan Water of Cologne, yakni wewangian ringan baroma sitrus yang pertama kali dirilis di kota Cologne, Jerman, pada 1709 dan kian berkembang pesat sebagai wewangian kelas pekerja di awal 20-an.

Kini, eau de cologne cenderung lekat dengan wewangian khusus pria, bahkan kemudian muncul istilah cologne yang selalu tertuju pada wewangian untuk pria. (fmz/pm)

Comments
Loading...