3 Manfaat yang Didapat Jika Berhubungan Seks Saat Menstruasi

Berikut ini manfaat yang didapat jika berhubungan seks saat menstruasi

Judi

judi

FENOMAGZ – Beberapa wanita mungkin tidak masalah untuk melakukan seks saat menstruasi, sedangkan lainnya mungkin berpendapat hal ini akan sangat merepotkan. Tidak apa. Berhubungan seks saat menstruasi adalah pilihan Anda pribadi dan bagaimana anggapan Anda mengenai hal ini.

Apakah Anda tipe orang yang gampang berubah mood selama haid atau mengalami kram perut yang menyebalkan dari waktu ke waktu? Mungkin PMS bikin Anda tidak mood untuk melakukan apapun. Semua ini adalah alasan yang sah untuk tidak melakukan seks selama masa menstruasi Anda.

Baca juga: 4 Trik Yang Bisa Anda Gunakan Untuk Bantu Pasangan Raih Orgasme Saat Bercinta

Jika Anda merasa nyaman dengan gagasan berhubungan seks saat menstruasi, maka lakukanlah. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Menstruasi adalah kondisi alami yang dilewati oleh setiap wanita setiap bulannya. Tidak ada yang jorok ataupun menjijikan dari menstruasi, toh itu hanya lapisan dinding rahim yang luruh.

Namun ingat, ini adalah topik yang harus dibicarakan terlebih dulu dengan suami Anda, karena preferensi dan kebutuhan seksual setiap orang bisa berbeda. Jika ia terbuka dengan ide Anda, mengapa tidak melakukannya? Karena, ternyata ada sejumlah manfaat yang bisa Anda raih dari berhubungan seks saat menstruasi.

Berikut ini manfaat yang didapat jika berhubungan seks saat menstruasi:

Meringankan kram perut

Ada beberapa kemungkinan mengapa seks bisa meringankan kram perut yang Anda alami saat haid. Dilansir dari Kinsey Confidential, gairah seksual dan orgasme melibatkan kontraksi otot dan pelepasan yang dapat membantu membuat kram perut jadi lebih baik.

Selain itu, selama gairah seksual dan orgasme, otak wanita akan terdistraksi untuk lebih memikirkan hal-hal yang menyenangkan dan membuat gairah semakin memuncak. Intimasi seksual bisa membantu melepas stress dan penyakit dari pikiran wanita (dan juga pria), contohnya kram perut.

Pengalaman gairah seksual dan orgasme juga mengubah reaksi kimiawi dari tubuh seseorang. Wanita dan pria, keduanya akan melepaskan oksitosin, dopamin, dan endorfin lainnya yang terkait dengan perasaan senang, puas, dan bahagia. Tentu sulit rasanya untuk merasa kesal menahan sakit saat merasa begitu bahagia.

Masih seputar rasa sakit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita bisa mempersepsikan sakit dan perasaan tidak nyaman dengan berbeda saat mereka merasa sedang terangsang. Dengan demikian, ada kemungkinan besar bahwa aktivitas seksual bisa membantu tubuh wanita untuk bereaksi terhadap sinyal rasa sakit berbeda dari biasanya.

Mempercepat periode haid pasangan Anda

Saat orgasme, rahim Anda akan terus menegang dan selama prosesnya, akan ikut meluruhkan lebih banyak jaringan dan sisa darah dengan lebih cepat, sehingga memperpendek menstruasi bulanan Anda.

Posisi misionaris saat berhubungan seks juga telah terbukti membantu menurunkan risiko endometriosis, kondisi medis umum di mana jaringan rahim berkembang di luar rahim yang bisa menyebabkan nyeri dan sakit selama berhubungan seks.

Mungkin Anda tidak bisa bersantai karena terlalu khawatir akan bocor? Seks saat menstruasi terkadang bisa jadi berantakan, jika Anda tidak mengambil langkah pencegahan. Alasi dengan handuk atau seprai lama, misalnya.

Lubrikasi alami

Sebelum Anda merespon dengan jijik, pahami ini dulu: Ya, menstruasi adalah perdarahan, dan mungkin tampak menyeramkan jika harus melihat partner Anda ‘bersimbah’ darah selama hubungan seks. Tapi, darah menstruasi yang Anda lihat sebenarnya hanyalah sisa-sisa dinding rahim Anda yang luruh. Dikutip dari WebMD, wanita pada umumnya akan kehilangan hanya 4-12 sendok teh darah setiap bulannya. Tidak sebanyak yang Anda pikirkan selama ini.

Santai saja dan coba untuk yakinkan diri Anda bahwa darah yang mungkin keluar saat Anda berhubungan seks adalah tambahan pelumas alami. Pelumas yang berbasis air dan silikon aman bagi seks itu sendiri dan bagi ketahanan kondom. Sebaliknya, pelumas berbasis minyak dapat merusak kondom, meningkatkan risiko sobek, dan tidak dianjurkan digunakan dengan kondom lateks. (fmz/bb)

Comments
Loading...