advertisement

3 Masalah Kesehatan yang Bisa Ditimbulkan Pelumas Vagina

Berikut masalah yang akan terjadi pada kesehatan vagina pasangan Anda

judi

FENOMAGZ – Pada dasarnya, penggunaan pelumas pada vagina aman apabila Anda cukup berhati-hati dalam memilih produk pelumas. Namun, seperti bahan kimia lainnya, pelumas memicu efek samping. Apalagi bila kondisi vagina pasangan Anda sedang kurang baik. Misalnya karena pasangan Anda sedang mengalami infeksi bakteri setelah menstruasi. Inilah yang mungkin terjadi setelah memakai pelumas untuk seks.

Berikut masalah yang akan terjadi pada kesehatan vagina pasangan Anda:

Infeksi bakteri vagina

Infeksi bakteri vagina, sering juga disebut bacterial vaginosis, terjadi ketika keseimbangan flora (yaitu koloni bakteri baik dan bakteri jahat) pada vagina terganggu. Bila ada lebih banyak bakteri jahat, bakteri baik di vagina pun akan kalah dan pasangan Anda akan mengalami infeksi. Gejalanya antara lain vagina gatal, bau, dan muncul keputihan yang tidak normal.

Baca juga: Posisi Seks Yang Aman Bagi Pria Dengan Cedera Saraf Tulang Belakang

Infeksi jamur

Jamur atau ragi juga bisa menyerang are kewanitaan pasangan Anda. Seperti halnya bacterial vaginosis, infeksi jamur juga terjadi akibat flora vagina tidak seimbang. Pasalnya, bakteri baik berperan penting dalam mencegah tumbuhnya jamur. Tanpa bakteri baik, Anda pun jadi lebih rentan kena infeksi jamur.

Gejala infeksi jamur pada vagina yang perlu diwaspadai antara lain vagina gatal dan muncul benjolan-benjolan berwarna putih di area intim pasangan Anda.

Penularan penyakit kelamin

Hati-hati, pelumas bisa meningkatkan risiko Anda tertular berbagai jenis penyakit kelamin seperti klamidia, gonore, bahkan HIV/AIDS.

Menurut penelitian dalam jurnal Sexually Transmitted Diseases tahun 2012, ini karena beberapa produk pelumas bisa menyebabkan kerusakan sel-sel pada dinding vagina sehingga pasangan Anda lebih rentan diserang penyakit. (fmz/bb)

Comments
Loading...