3 Posisi yang Bisa Membuat Anda Stres

Berikut ini 3 posisi seks yang paling membuat stres

FENOMAGZ – Seks merupakan salah satu kegiatan untuk melepas stres yang murah meriah. Ketika melakukan seks Anda akan melepaskan begitu banyak hormon mood bahagia seperti endorfin dan oksitosin yang bikin Anda makin ingin bermesraan dengan pasangan. Namun jangan sampai Anda salah memilih posisi seks untuk dipraktikkan. Salah-salah, seks bikin stres Anda dan pasangan makin menjulang tinggi.

Baca juga: Berbentuk Mirip Penis, Roti Di Taiwan Ramai Diserbu Pengunjung

Berikut ini 3 posisi seks yang paling membuat stres:

69 sambil berdiri

Posisi 69 merupakan posisi seks favorit banyak orang, karena biasanya dilakukan sambil tiduran  santai. Namun ada saja orang-orang yang ingin berpetualang dengan melakukan 69 sambil berdiri. Membayangkannya saja sudah lumayan bikin stres, bukan?

Untuk memulai posisi ini saja Anda harus memiliki kebugaran fisik yang prima dan kemampuan akrobatik yang cukup mumpuni. Begini, prianya akan diharuskan untuk berdiri tegap sambil memegang wanita dalam posisi terbalik: kepala di bawah berhadapan dengan panis pria sambil kedua kaki dikaitkan di belakang leher pria sebagai pegangan. Kemudian mereka melakukan seks oral secara bersamaan.

Kneeling wheelbarrow

Seks bisa bikin stres jika Anda dan pasangan mencoba posisi kneeling wheelbarrow. Bayangkan posisi ini seperti pria yang sedang mendorong gerobak. Wanita bersiap dalam posisi merangkak dengan tangan bersedekap di depan tubuh sebagai titik tumpu berat badannya. Pasangan pria mendekat dari belakang dengan posisi berlutut, sambil mengangkat pinggul wanita dan mengaitkan kedua kaki pasangannya di pinggang. Saat pria masuk dari belakang, yang wanita mengangkat salah satu kakinya dan meluruskannya ke belakang.

Seks anal

Seks anal bisa bikin stres bukan dari posisinya itu sendiri, tapi lebih kepada sejumlah risiko kesehatan yang mungkin timbul apabila Anda berdua kurang persiapan yang matang.

Jaringan lubang anus rentan sobek karena dibangun dari lapisan kulit mati. Lubang anus juga tidak memiliki cairan pelindung layaknya vagina. Maka, penetrasi penis dapat merobek jaringan bagian dalam anus yang memungkinkan bakteri dan virus untuk memasuki aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan pelumas seks jika ingin mempraktikkan seks anal yang aman. Anda juga harus mempersiapkan lubang anus pasangan dengan “membuka”nya pakai jari (yang sudah terlumasi) sebelum akhirnya penetrasi. Pastikan juga Anda memiliki kuku yang telah dipotong dan bersih sebelum memulai. (fmz/bb)

Comments
Loading...