advertisement

4 Cara Mengatasi Kelainan Hiperseksual

Berikut ini 4 cara mengatasi kelainan hiperseksual

judi

FENOMAGZ – Hiperseksualitas adalah kondisi di mana seseorang yang memiliki obsesi pada seks dan memiliki dorongan seksual yang sangat kuat. Tanda-tanda lainnya adalah tidak dapat mencapai kepuasan seksual meskipun melakukan banyak aktivitas seksual, tidak dapat mengontrol gairah seks (termasuk masturbasi berlebihan), sering berganti pasangan, memiliki perilaku seksual yang tidak pantas dan berisiko, menganggap seks sebagai “pain killer”, dan meningkatnya penggunaan pornografi.

Baca juga: Tanda-Tanda Yang Muncul Saat Pasangan Anda Sedang Dalam Masa Subur

Berikut ini 4 cara mengatasi kelainan hiperseksual:

Psikoterapi

Ini adalah bagian yang sangat penting dari setiap jenis pengobatan terhadap kecanduan. Isu yang akan dibahas dalam sesi terapi ini termasuk mengindentifikasi, mengubah pola pikir negatif dan membatasi keyakinan, berurusan dengan konflik internal, meningkatkan wawasan dan kesadaran diri, dan melihat hubungan antara masalah interpersonal dan kecanduan Anda.

Terapi kelompok

Terapi kelompok melibatkan sesi reguler dengan sejumlah kecil pecandu seks lainnya. Sesi ini dipimpin oleh seorang terapis. Jenis terapi ini sangat bermanfaat, karena masing-masing anggota kelompok dapat saling mendukung dan belajar dari pengalaman masing-masing. Terapi ini juga ideal untuk menghadapi alasan, pembenaran, dan penolakan yang berjalan seiring dengan perilaku kecanduan.

Terapi keluarga dan pasangan

Perilaku adiktif selalu berdampak pada keluarga dan kerabat. Sesi terapi ini memberikan kesempatan Anda untuk mengatasi emosi, konflik yang belum terselesaikan, dan perilaku problematik. Sesi ini dapat memperkuat sistem pendukung utama Anda dengan membantu orang-orang terdekat Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik akan kecanduan yang Anda miliki.

Obat-obatan

Obat-obatan sering memainkan peran utama dalam pengobatan gangguan hiperseksual. Beberapa obat dapat membantu mengurangi perilaku komplusif dan pikiran obsesif, sementara yang lainnya dapat menargetkan hormon tertentu yang terkait dengan kecanduan seks atau dapat mengurangi gejala yang menyertai seperti depresi atau kecemasan. (fmz/bb)

Comments
Loading...