advertisement

4 Penyebab Pasangan Anda Sulit Orgasme

Berikut 4 penyebab mengapa pasangan Anda sulit orgasme

judi

FENOMAGZ – Penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung susah orgasme saat berhubungan seks daripada pria. Sebuah penelitian terbaru di Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa wanita yang mencapai orgasme saat berhubungan seks dengan pasangan romantis hanya mencapai 62,9 persen, sedangkan laki-laki yang mengalami orgasme mencapai 85,1 persen dari total partisipan penelitian.

Berikut 4 penyebab mengapa pasangan Anda sulit orgasme:

Pasangan Anda tidak mengetahui wujud orgasme sebenarnya

Banyak wanita yang tidak pernah mengalami orgasme sebelumnya, dan terkadang ada rasa takut dan cemas yang menghantui saat menyambut apa yang Anda belum pernah ketahui sebelumnya. Sulit orgasme mungkin berakar dari kekhawatiran Anda tentang ekspektasi wjud sebenarnya dari orgasme. Ketakutan ini mungkin akan mencegah pasangan Anda dari memiliki orgasme.

Baca juga: Sedang Berselingkuh? Coba Pertimbangkan 5 Hal Ini

Pasangan Anda sibuk dengan dirinya sendiri                          

Kontrol adalah aspek yang dipegang teguh oleh masyarakat kita. Pasangan Anda sangat ingin bertanggung jawab atas setiap detail kehidupan masing-masing, dan pasangan Anda bisa merasa cemas apabila pasangan Anda dihadapkan dengan sesuatu yang tidak pasti. Ada begitu banyak aspek kehidupan yang tidak bisa pasangan Anda kontrol, salah satunya orgasme.

Pasangan Anda tidak merasa nyaman dengan partner seks Anda

Mengalami orgasme adalah pengalaman yang rentan. Kadang-kadang tubuh pasangan Anda dapat merasa diblokir dan pasangan Anda ridak sepenuhnya mempercayai partner seksnya. Bahkan jika pasangan Anda berpikir dia merasa nyaman dengan orang itu, tubuh pasangan Anda mungkin akan menangkap energi negatif dari orang tersebut untuk menandakan bahwa tubuh Anda tidak siap untuk mengalami orgasme dengan orang tersebut.

Anda memiliki trauma seksual sebelumnya

Tubuh pasangan Anda menyimpan trauma tersebut, bahkan ketika pasangan Anda merasa sudah pulih dari situasi tersebut. Jika dia pernah mengalami semacam pengalaman seksual yang negatif, bisa sangat sulit untuk tetap fokus di momen ini dan membiarkan tubuh dan pikiran Anda rileks untuk menikmati seks. (fmz/bb)

Comments
Loading...