advertisement

5 Alternatif Untuk Anda yang Alergi Menggunakan Kondom Lateks

Berikut ini 5 alternatif untuk Anda yang alergi kondom berbahan lateks

judi

FENOMAGZ – Kondom berbahan lateks memang cukup banyak di produksi selain menjadi kondom ternyata lateks juga di buat menjadi bahan dasar balon, karet gelang, dan sarung tangan. Kondom dengan bahan lateks adalah kondom yang berbahan paling umum di jual di pasaran. Tetapi sayangnya, tidak semua orang dapat menggunakan kondom yang berbahan lateks pada kulit mereka.

Baca juga: 4 Lokasi Seks Yang Patut Anda Coba Selain Di Tempat Tidur

Berikut ini 5 alternatif untuk Anda yang alergi kondom berbahan lateks:

Kondom berbahan poliuretan

Poliuretan merupakan salah satu kondom yang tidak memiliki bau dan tahan terhadap panas pencahayaan sinar UV. Keuntungan dari kondom poliuretan adalah, kondom ini juga dapat   menghantarkan hangat tubuh antara penis dan vagina. Banyak orang mengatakan bahwa kondom poliuretan menawarkan sensasi yang lebih nikmat dan menyenangkan daripada kondom lateks.

Dibandingkan dengan kondom lateks, sayangnya kondom poliueretan lebih tipis dan kurang elastis. Kondom jenis poliuretan juga bisa Anda gunakan bersamaan dengan lubricant (pelumas seks), beruntungnya lagi Anda juga tidak perlu menghirup aroma karet saat bercinta.

Kondom berbahan polisuprena

Kondom ini terbuat dari bahan lateks sintetis tanpa mengandung kandungan protein getah karet yang bisa memicu reaksi alergi. Karena kondom bahan adalah hasil uji laboratorium, kondom ini didesain mendapatkan keuntungan yang didapat dari gabungan kondom lateks dan kondom poliuretan.

Kondom ini juga lebih kuat, dan pastinya elastis pada saat penis menjelajah lubang dalam vagina. Meski sedikit tebal dari kondom lateks atau poliuretan, setidaknya kondom ini lebih pas mengikuti bentuk masing-masing penis saat dipakai. Kekurangannya, kondom ini hanya tidak dapat digunakan bersamaan dengan pelumas bercinta.

Kondom wanita

Tahukah Anda kalau wanita juga punya kondom? Ya, kondom yang digunakan pada lubang vagina menawarkan keuntungan bagi wanita yang ingin dobel pengaman saat bercinta serta menghindari kehamilan ataupun infeksi seksual menular. Kondom perempuan berwujud tipis, dan fleksibel mengikuti dorongan penis dan ruang vagina.

Kondom ini juga dapat digunakan dengan pelumas berbasis silikon atau pelumas lainnya. Kondom wanita merupakan pilihan yang cocok untuk yang alergi atau sensitif terhadap bahan kimia.

Kondom alami

Kondom alami ini umumnya sudah digunakan sejak lama untuk mengontrol lonjakan angka kelahiran di bumi. Kondom yang terbuat dari kulit domba ini lebih dahulu hadir dan tidak menimbulkan efek alergi kondom lateks seperti kebanyakan.

Banyak orang yang menggunakan kondom dari bahan kulit domba karena mereka merasakan tekstur kondom yang tipis, dan yang paling penting bisa mentransfer hangat tubuh melalui penis dan vagina saat berhubungan seksual. Bahkan, banyak pria yang menggunakan kondom kulit domba menyatakan, bahwa mereka hampir tidak merasakan perbedaan memakai kondom atau tidak saat menggunakan kondom alami tersebut. Kondom ini didapuk bisa mendukung gerakan cinta lingkungan dengan tidak menghasilkan limbah lateks yang berbahaya.

Pengobatan anti alergi

Selain itu, alergi terhadap kondom lateks sebenarnya bisa diobati. Pengobatannya menggunakan obat-obatan seperti kortikosteroid, antihistamin, dan suntikan epinefrin. Epinefrin umumnya diberikan untuk reaksi hipersensitif atau anafilaksis. (fmz/bb)

Comments
Loading...