advertisement

5 Bahaya Seks yang Mungkin Terjadi Jika Bercinta Di Kamar Mandi

Berikut ini 5 risiko bercinta di kamar mandi yang mungkin terjadi

judi

FENOMAGZ – Bagi pasangan yang mungkin sudah bosan bercinta di tempat tidur, suasana baru mungkin bisa sangat membantu Anda dan pasangan.  Anda mungkin ingin mencoba bercinta di kamar mandi, kolam renang, jacuzzi, atau bahkan di alam terbuka seperti di laut, danau atau sungai.

Baca juga: 3 Fakta Tentang Seks Yang Tidak Bisa Bikin Hamil

Bercita sambil main air memang sangat terdengar menggoda. Akan tetapi, seks di kamar mandi atau kolam ternyata bisa menimbulkan bahaya-bahaya tertentu bagi Anda dan pasangan Anda.

Berikut ini 5 risiko bercinta di kamar mandi yang mungkin terjadi:

Seks terasa lebih sakit

Anda dan pasangan mungkin mengira bahwa seks di air justru bisa membuat penetrasi jadi lebih nikmat dan mudah. Pada kenyataannya, air justru bisa membasuh pelumas alami yang dihasilkan oleh vagina. Cairan vagina yang berfungsi sebagai pelumas juga jadi lebih sulit diproduksi. Akibatnya, bagian dalam vagina jadi kering. Berbeda dengan pelumas alami vagina yang licin, air bersifat lebih kesat. Maka, gesekan yang terjadi saat penetrasi bisa terasa lebih menyakitkan bagi penis dan vagina.

Kondom jadi kurang ampuh

Hati-hati kalau Anda dan pasangan sedang menunda kehamilan. Seks di kamar mandi atau kolam berisiko membuat kondom kurang efektif. Ada beberapa alasan kondom jadi kurang ampuh di air. Yang pertama, kondom lebih mudah lepas atau tergelincir di air. Jika tidak disadari, Anda bisa saja berejakulasi di dalam atau di dekat vagina padahal kondom sudah terlepas.

Selain itu, seorang spesialis urologi Amerika Serikat, dr. Karen Elizabeth Boyle memaparkan bahwa seks di kolam renang, kolam air hangat, atau danau yang sudah terkontaminasi bahan kimia berisiko merusak kondom. Ini karena airnya sudah mengandung zat tambahan seperti klorin yang bisa membuat kondom lateks lebih rentan sobek.

Faktor lain yang membuat kondom tidak ampuh adalah kondom bisa sobek akibat gesekan dengan vagina yang terlalu kering. Bagian luar vagina mungkin terasa basah karena air, namun bagian dalam vagina  sebenarnya masih kurang pelumas. Akibatnya, ketika penetrasi, kondom mungkin saja sobek di dalam tanpa Anda sadari.

Risiko penularan penyakit kelamin lebih tinggi

Sebelumnya telah disebutkan bahaya luka atau iritasi karena vagina kering serta kondom jadi lebih mudah rusak. Luka yang terbuka pada alat kelamin bisa meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual seperti klamidia, herpes, hingga HIV. Air tidak akan membasuh atau membersihkan area penis dan vagina dari bakteri atau virus penyebab penyakit kelamin. Maka, selalu gunakan kondom di mana pun Anda dan pasangan berhubungan seks. Apalagi jika Anda dan pasangan belum dites dan dinyatakan bersih dari penyakit menular seksual.

Infeksi bakteri

Air tidak selalu bersih hanya karena warnanya masih jernih atau tidak berbau menyengat. Maka, seks di kamar mandi atau kolam justru bisa meningkatkan risiko infeksi bakteri pada penis dan vagina. Pasalnya, kamar mandi dan kolam, apalagi kolam yang digunakan umum adalah sarang berbagai bakteri dan kuman. Jadi, seks di kamar mandi belum tentu higienis bagi organ intim Anda.

Cedera karena jatuh atau terpeleset

Bahaya yang tak kalah penting ketika Anda dan pasangan berhubungan seks di kamar mandi atau kolam adalah risiko cedera. Lantai kamar mandi, dasar bath tub, dan dasar kolam air hangat yang licin harus diperhatikan. Selain itu, tepian kolam renang juga kadang terlalu licin untuk dijadikan tumpuan ketika bercinta. (fmz/bb)

Comments
Loading...