advertisement

5 Jenis Fobia Seksual yang Terdapat di Dunia Ini

Berikut ini 5 jenis fobia seksual yang pernah terjadi di dunia ini

judi

FENOMAGZ – Kesan seksi atau bahkan prono melekat begitu erat pada tema seks. Padahal bagi sebagian orang, seks bisa jadi sebuah hal yang menakutkan hingga menimbulkan fobia.

Berikut ini 5 jenis fobia seksual yang pernah terjadi di dunia ini:

Vaginismus

Vaginismus merupakan salah satu fobia akan hubungan seksual yang tidak banyak di ketahui oleh wanita, padahal mereka yang mudah mengalami fobia ini. secara umum vaginismus adalah sebuah rasa takut untuk berhubungan seksual pada wanita yang membuat otot vagina akan menegang sehingga menyulitkan terjadinya penetrasi. Hubungan seksual yang terjadi bisa terasa sangat menyakitkan dan membuat wanita akan enggan untuk melakukan hubungan seksual.

Baca juga: Begini Cara Bangun Sebuah Kepercayaan Lewat Bahasa Tubuh

Erotophobia

Topik pembicaraan tentang seks akan terdengar menjijikkan dan bahkan dapat terasa menakutkan bagi sebagian orang. Dan orang yang takut untuk membicarakan tentang seks di depan umum inilah yang menderita erotophobia.

Penderita fobia ini akan mulai bertingkah aneh dan merasa cemas saat orang orang di sekitarnya membahas tentang seks. Dan mereka enggan atau menolak untuk membicarakannya.

Phallophobia

Fobia ini berhubungan dengan rasa takut akan penis. Dan uniknya tak hanya wanita saka yang takut akan penis, pria si pemilik penis pun juga merasakan hal yang sama.

Bagi wanita, fobia ini berhubungan dengan ereksi yang terjadi selama berhubungan seksual. Bagi beberapa orang yang menderita phallophobia dalam tingkat ekstrem, hubungan seksual bisa menjadi hal yang mustahil terjadi.

Eurotophobia

Kebalikkan dari phallophobia, ada pula eurotophobia yang membuat pria atau wanita takut berurusan dengan vagina. Wanita akan merasa takut dengan adanya kontak langsung atau menyentuh vagina. Sementara pria takut untuk melihatnya.

Medomalacuphobia

Fobia ini biasanya muncul di kalangan pria karena ketakutan saat mereka tidak bisa mempertahankan ereksi yang terjadi. Mereka merasakan ada tekanan sehubungan dengan ukuran penis atau performa diatas ranjang.

Dalam kondisi yang sangat parah, beberapa pria akan memilih untuk tidak melakukan hubungan seks dengan alasan kekhawatiran tersebut. (fmz/bb)

Comments
Loading...