5 Jenis Terapi Seks Untuk Menyembuhkan Kecanduan Seks

Berikut ini beberapa pilihan pengobatan untuk orang yang kecanduan seks

FENOMAGZ – Jika seseorang menderita hiperseksualitas alias kecanduan seks, ia membutuhkan konseling di bidang kecanduan. Kecanduan seks ini merupakan sebuah situasi jelas di mana seseorang butuh bantuan seorang terapis, komunitas untuk berbagi, dan bahkan buku motivasi untuk sembuh. Pada akhirnya, tidak ada orang lain yang bisa membuat pecandu seks menjadi sembuh, tapi hanya dirinya sendirilah yang dapat mendorong dan bertindak agar bisa sembuh.

Baca juga: Penis Tidak Bertulang, Kok Bisa Patah? Ini Penjelasannya!

Berikut ini beberapa pilihan pengobatan untuk orang yang kecanduan seks:

Terapi individu

Anda harus meluangkan waktu sekitar 30-60 menit dengan terapis kesehatan mental. Di sini, Anda dan terapis akan fokus pada perilaku seksual Anda yang kompulsif serta gangguan yang terjadi bersamaan.

Cognitive-Behavioral Therapy (CBT)

Terapi CBT ini akan mengedepankan pada gagasan yang menyimpulkan bahwa perilaku, emosi,serta pikiran Anda saling terkait dan bekerja untuk mengubah pikiran negatif menjadi pemikiran positif.

Terapi psikodinamik

Terapi ini, mengaitkan adanya kenangan dan konflik yang tidak disadari mempengaruhi perilaku kecanduan seksual Anda. Terapi psikodinamik ini akan mengungkap pengaruh awal masa kanak-kanak tentang kebiasaan saat ini atau faktor sekarang yang memicu hal terhadap kecanduan seks saat ini.

Dialectical-Behavioral Therapy (DBT)

Terapi ini, pada dasarnya terdiri dari 4 bagian, yaitu kelompok melatih keterampilan, perawatan individual, pembinaan DBT, dan konsultasi. Keempat tahapan ini dirancang untuk mengajarkan empat keterampilan: kewaspadaan, toleransi bahaya, efektivitas interpersonal, dan mengatur emosi pecandu.

Terapi kelompok

Terapi kelompok ini akan dipimpin oleh terapis profesional. Terapi kelompok dirancang untuk menggantikan perilaku negatif dan merugikan dengan perilaku pro-sosial yang positif. Praktik terapi ini juga memberi  para pecandu keyakinan, bahwa dia tidak sendiri dan bisa saling mendukung satu sama lain untuk sembuh. (fmz/bb)

Comments
Loading...