advertisement

5 Pertanyaan Seks Populer yang Sering Ditanyakan di Google dan Jawabannya!

Berikut ini adalah 5 pertanyaan seks terpopuler dan jawabannya

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Walaupun ada, pendidikan seks di masa sekolah biasanya tidak akan menjawab pertanyaan yang paling ingin untuk Anda tanyakan. Belum lagi, rasa tabu yang masih melingkupi seks membuat banyak orang semakin sungkan untuk bertanya langsung ke orangtua ataupun ke guru. Untungnya di zaman yang serba canggih ini, segala jenis pertanyaan bisa ditemukan jawabannya lewat Google, begitu juga dengan hal yang seputar seks.

Baca juga: 5 Tempat Berhubungan Seks Anti Mainstream Yang Perlu Dicoba

Berikut ini adalah 5 pertanyaan seks terpopuler dan jawabannya:

Apakah kecanduan seks itu nyata?

Secara teknis tidak. Namun banyak yang percaya jika penyakit ini nyata. “Ketika kita berbicara tentang kecanduan seks, kita berbicara tentang penyakit otak. Seks itu seperti narkoba bagi mereka yang mengaku kecanduan.” jelas Mark Griffiths, Ph.D,

Apakah arti kardio seks?

Menurut FitDay, tubuh mengalami banyak efek aman saat berhubungan seks sebagai olahraga, termasuk peningkatan detak jantung dan metabolisme, belum lagi pembakaran kalori dan penguatan otot yang terjadi. CNN melaporkan, seks yang berlangsung sekitar enam menit, mengakibatkan hilangnya hanya 21 kalori.

Apa ada kaitan antara seks dan genetik?

Ada beberapa bukti jika dorongan seksual bersifat genetik. Sebuah studi di tahun 2004 menemukan adanya variasi gen DRD4 dengan dorongan seks yang rendah.

DRD4 adalah gen yang mempengaruhi dopamin pada otak. Namun sebagian ahli masih belum setuju dengan penelitian ini. Menurutnya, dorongan seks dipengaruhi oleh motivasi bukan gen.

Apakah seks harusnya berbau?

Ya, itu adalah normal ketika mencium sesuatu saat bercinta. Ini namanya aroma pasca-koitus. Sara Gottfried, M.D., mengatakan kepada majalah Women’s Health bahwa baunya disebabkan oleh pH tinggi dalam semen yang memenuhi pH rendah yang ditemukan di vagina.

Apakah seks baik dilakukan saat emosi?

Ini penilaian yang sangat subjektif. Tak semua orang akan menikmati seks saat sedang emosi. Meskipun dalam sebuah studi menyebutkan jika seks memiliki manfaat untuk menstimulasi otak. Layaknya ganja yang dapat meredakan ketegangan dan kecemasan. (fmz/bb)

Comments
Loading...