Beranda Sex Life 5 Tips Berhubungan Seks Tetap Menggairahkan Meski Sudah Menopause

5 Tips Berhubungan Seks Tetap Menggairahkan Meski Sudah Menopause

Fenomagz – Menopause bukan menjadi penghalang Anda untuk menikmati kebersamaan dengan pasangan. Mungkin berhubungan seks saat ini rasanya agak berbeda, namun masih bisa Anda lakukan dan nikmati. Lagipula, berhubungan seks merupakan salah satu cara untuk membuat hubungan Anda dengan pasangan menjadi makin harmonis, bukan? Untuk itu, Anda mungkin perlu mengikuti tips berhubungan seks saat menopause di bawah ini.

Berhubungan seks saat menopause agak berbeda

Suatu hal yang normal jika Anda merasa agak berbeda atau tidak nyaman saat berhubungan seks saat menopause. Namun, bukan berarti ini menjadi penghalang Anda untuk berhubungan seks dengan pasangan.

Pada saat sudah menopause, vagina Anda menjadi kering seiring dengan berkurangnya hormon estrogen. Akibatnya, hal ini membuat berhubungan seks terasa menyakitkan. Inilah yang biasanya membuat pengalaman berhubungan seks saat menopause menjadi buruk. Namun, tenang saja karena Anda masih bisa mengatasi hal ini.

Tips yang perlu dilakukan saat berhubungan seks

1. Jangan malu

Dengan berbagai perubahan yang terjadi di tubuh Anda saat menopause, mungkin membuat Anda merasa malu saat berhubungan seks. Namun, jangan malu karena malu hanya akan membuat pasangan Anda tidak nyaman dengan Anda saat berhubungan seks. Bicarakan dengan pasangan Anda sebaiknya apa yang harus dilakukan saat berhubungan seks. Beri pengertian juga ke pasangan Anda bahwa ada yang sedikit berubah dari Anda saat menopause, pasangan Anda pasti akan mengerti. Dengan membagi beban Anda dengan pasangan, Anda berdua pun bisa sama-sama mencari solusinya.

2. Gunakan pelumas

Karena kondisi vagina Anda kering saat sudah menopause, Anda akan perlu pelumas saat berhubungan seks untuk mengatasi rasa sakit. Gunakan pelumas di setiap aktivitas seksual Anda.  Jika pelumas saja tidak cukup, Anda mungkin perlu menambahkan pelembab. Pelembab ini berfungsi untuk melembabkan kulit yang kering sehingga Anda tidak merasa sakit saat berhubungan seksual.

Selain itu, Anda juga perlu untuk menghindari mencuci daerah vagina dengan sabun. Sabun dapat membuat vagina Anda menjadi lebih kering. Jika ingin membersihkan daerah vagina, Anda hanya perlu mencucinya dengan air hangat.

3. Coba sesuatu yang baru

Menopause juga dapat membuat gairah seksual Anda menurun, ini hal yang buruk. Untuk mengatasinya, mungkin Anda perlu mencoba posisi seks yang baru saat berhubungan. Mencoba sesuatu yang baru mungkin dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan membuat seks menjadi lebih menyenangkan.

Anda bisa mencoba posisi doggy style yang mungkin dapat memberi Anda kenyamanan lebih. Anda juga bisa mencoba posisi wanita di atas. Posisi ini memungkinkan Anda memiliki kontrol yang lebih pada tekanan dan kecepatan. Posisi ini juga memungkinkan Anda untuk orgasme dengan cara yang baru. Posisi spoon atau membelakangi pasangan juga bisa Ada coba. Kemudian, Anda bisa mengangkat kaki Anda ke atas untuk memungkinkan penetrasi. Atau, Anda juga bisa mencoba posisi seks lainnya yang membuat Anda lebih nyaman saat berhubungan. Jangan takut untuk mencoba posisi seks yang baru.

Satu lagi, Anda mungkin perlu untuk menempatkan bantal sebagai penyangga tulang agar Anda lebih nyaman. Ingat, tulang Anda sekarang sudah semakin menua. Cobalah untuk menempatkan bantal di bawah Anda saat posisi misionaris. Hal ini dapat membantu Anda membuka vagina lebih besar.

4. Latihan sendiri

Banyak wanita yang mungkin lebih jarang masturbasi setelah menopause, hal ini adalah buruk. Padahal, masturbasi sendiri dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan membuat Anda lebih siap untuk mencoba posisi seks baru dengan pasangan Anda. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda bermain sendiri.

5. Lakukan secara rutin

Berhubungan seks saat menopause secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga gairah seksual Anda dan menjaga bentuk vagina Anda. Vagina Anda bisa lebih sempit jika Anda tidak aktif secara seksual. Jadi, walaupun Anda sudah menopause, Anda tetap perlu melakukan hubungan seksual secara rutin.