Fenomagz
Unleash the Wild Side

6 Resiko Kesehatan Jika Gunakan Pelumas Saat Berhubungan Seks

fakta tentang efek samping dari penggunaan pelumas saat seks

0

FENOMAGZ – Apakah lubricant atau pelumas seks akan aman? Sebenarnya wanita memiliki pelumas sendiri yang alami yang dapat di gunakan saat berhubungan seks. Tapi dalam beberapa kasus di mana kekeringan menjadi masalah, menggunakan pelumas buatan bisa membantu.

Apa yang menyebabkan terjadi kekeringan? Nah, faktor seperti penuaan, perawatan, pengobatan, melahirkan anak dan kondisi gaya hidup lainnya dapat menyebabkan kekeringan.

Jadi, apa saja masalahnya jika seseorang menggunakan pelumas? Nah, sebagian besar produk yang tersedia tanpa resep mengandung bahan seperti glikol dan propilena yang mungkin memiliki efek samping berbahaya. Beberapa dari mereka mungkin juga mengandung senyawa karsinogenik.

Berikut adalah beberapa fakta tentang efek samping dari penggunaan pelumas seks:

Bahaya pelumas                  

Bila anda menggunakan pelumas OTC yang mengandung bahan berbahaya, anda mungkin mengalami sensasi terbakar atau sensasi alergi. Tapi pasangan anda mungkin berpikir bahwa kekeringan anda telah menyebabkan masalah tersebut, sehingga tetap menggunakannya. Penggunaan pelumas berlebihan bisa merusak jaringan kelamin yang halus dan bisa membuat hubungan seks jadi terasa sangat menyakinkan.

Baca juga: Seks Diwaktu Yang Tepat Bisa Bahagiakan Pasangan

Menimbulkan bakteri vaginosis

Beberapa pelumas bisa membahayakan sel tubuh dan bisa menyebabkan robeknya secara halus. Selain itu, mereka bisa meningkatkan risiko bakteri vaginosis.

Infeksi jamur

Beberapa wanita dapat mengalami infeksi jamur jika menggunakan pelumas yang mengandung gliserin. entah bagaimana gliserin adalah salah satu ramuan yang nampaknya menyebabkan pertumbuhan jamur di bawah sana.

Baca juga:   Cedera Apa Yang Paling Sering Dialami Penis?

Risiko petrokimia

Beberapa pelumas mengandung petrokimia (zat yang merupakan turunan petrokimia, misalnya polietilen glikol dan propilen glikol). Mereka menyebabkan sensasi terbakar. Meski hanya pada awalnya beberapa wanita menyukai sensasi pemanasan, dengan penggunaan selanjutnya, pemanasan bisa berubah menjadi sensasi terbakar.

Masalah dengan pengawet

Jika anda mengalami sensasi gatal setelah menggunakan pelumas maka bisa berarti bahwa zat pengawet yang di gunakan di dalamnya (contoh: benzil alkohol, paraben, asam sitrat) menyebabkan efek samping. Bahkan kelakuan beberapa lubes di sebabkan oleh beberapa bahan pengawet yang di gunakan.

Baca juga: 4 Tips Cegah Bau Penis Agar Tak Rusak Gairah Saat Bercinta

Masalah dengan benzokain

Beberapa bahan kimia yang di pergunakan dalam lubes bisa mematikan rasa sakit untuk membantu penetrasi. Tapi menggunakan mereka tidak dianjurkan karena mereka menutupi rasa sakit dan sensasi.

Itu bisa menyebabkan hubungan seksual yang kasar yang bisa menyebabkan micro tears (serabut otot halus rusak) dan cedera. Menutupi rasa sakit yang membuat anda tidak sadar akan kerusakan yang terjadi pada bagian yang halus. Jika pasangan anda merasa sakit, tunda hubungan intim. (fmz/bb)

Comments
Loading...