Beranda Sex Life 8 Fakta Orgasme Pada Wanita Yang Harus Diketahui

8 Fakta Orgasme Pada Wanita Yang Harus Diketahui

Fenomagz – Tercapainya orgasme sangat ditunggu oleh para wanita. Ketika orgasme terjadi, Anda akan merasakan sensasi yang sangat menyenangkan pada tubuh. Memang, secara biologis orgasme mungkin tidak diperlukan, tanpanya wanita masih bisa mengandung.

Namun, orgasme tetap menjadi hal yang penting jika Anda menginginkan kehidupan seksual yang sehat. Oleh karena itu, Anda juga perlu mengetahui fakta-faktanya.

Fakta seputar orgasme pada wanita yang harus diketahui

Apakah mencapai orgasme hanya bisa melalui penetrasi? Bisakah Anda mencapai klimaks lebih dari satu kali? Berikut adalah berbagai fakta yang akan menjawab rasa penasaran Anda.

Kurang lebih 70% wanita mencapai orgasme lewat sentuhan klitoris

Ternyata, sebanyak 50 ‚Äď 75% wanita membutuhkan stimulasi pada klitoris agar bisa mencapai klimaks. Sebagian besar juga tidak dapat mengalami orgasme hanya dengan melakukan penetrasi.

Hal ini disebabkan karena klitoris memiliki 6.000 sampai 8.000 sel saraf yang membuatnya menjadi sangat sensitif terhadap rangsangan. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak daripada jumlah sel saraf pada kelenjar penis.

Wanita bisa merasakan orgasme ganda

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 800 wanita menemukan bahwa sekitar 43% di antara mereka pernah mengalami orgasme ganda. Orgasme ganda merupakan keadaan di mana Anda merasakan sensasi kepuasan yang lebih hebat dengan mencapai klimaks lebih dari satu kali.

Orgasme ganda terjadi ketika sudah mencapai orgasme pertama, lalu saat dirangsang kembali orgasme datang lagi dalam waktu yang singkat.

Meski demikian, Anda tak perlu khawatir jika tak kunjung mengalaminya. Orgasme satu kali saja sudah memberikan kenikmatan yang akan membuat Anda merasa bahagia.

Wanita mencapai orgasme lebih lama daripada pria

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa wanita akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai klimaks.

Perkataan ini bukanlah tanpa alasan, peneliti seks William Masters dan Virginia Johnson menemukan wanita membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 20 menit, sedangkan pria hanya membutuhkan empat menit.

Berbeda dengan pria, wanita memiliki lebih banyak cara untuk merangsang tercapainya klimaks. Berbagai titik-titik orgasme yang ada pada tubuh mereka juga bisa memberikan efek yang berbeda-beda.

Tak perlu terburu-buru untuk menemukan titik mana yang tepat, yang penting Anda dan pasangan terus mencoba mengeksplorasi titik yang berbeda.

Orgasme pada wanita membantu mengurangi rasa sakit

Orgasme pada wanita juga bisa mengubah tingkat toleransi akan rasa sakit. Pada sebuah penelitian, diperlihatkan ketika wanita mencapai klimaks, ambang rasa sakit mereka meningkat hingga 75%, sedangkan ambang deteksi nyeri juga meningkat hingga 107%.

Fakta tersebut dipercaya karena adanya hormon oksitosin dan endorfin yang dihasilkan tubuh saat orgasme. Efeknya bisa bertahan sekitar 10 hingga 20 menit.

Keunggulannya, hal ini hanya dirasakan oleh para wanita. Saat orgasme, para pria hanya mengalami peningkatan kenikmatan, tapi tidak dengan pelepasan oksitosin.

Ukuran klitoris membesar seiring bertambahnya usia

Klitoris mungkin dikenal dengan wujudnya yang menyerupai tonjolan kecil. Nyatanya, tonjolan tersebut hanyalah bagian kepalanya.

Klitoris memiliki bagian batang dan kaki yang memanjang ke kedua sisi vulva yang tak terlihat dari luar. Ukurannya pun dapat membesar seiring dengan bertambahnya usia.

Setelah menopause, klitoris bisa menjadi 2,5 kali lebih besar dari ketika Anda masih remaja. Dengan dasar inilah dikatakan juga bahwa beberapa wanita lebih sering mengalami orgasme ketika telah memasuki usia 40 sampai 50-an atau bahkan lebih.

Selain itu, wanita yang pernah melahirkan cenderung memiliki klitoris lebih besar.

Durasi merasakan orgasme bisa mencapai dua menit

Setiap wanita merasakan sensasi setelah orgasme dalam durasi yang berbeda-beda.

Namun, dari data yang diterbitkan pada Ceskoslovenska Psychiatre, 40% wanita merasakan klimaks selama 30 sampai 60 detik, sedangkan 48% lainnya merasakan sensasinya lebih panjang sampai dua menit.

Orgasme bisa membuat wajah lebih merona

Setelah mencapai orgasme, banyak wanita yang mengalami sebuah kondisi yang dinamai ‚Äėsex blush‚Äô.

Kondisi ini ditandai dengan kulit yang menunjukkan rona merah yang disebabkan oleh peningkatan aliran darah saat seseorang mengalami orgasme.

Efek ini juga yang menghasilkan tampilan berkilau sehingga wajah jadi terlihat lebih segar walau tanpa make up.

Menstruasi membuat Anda lebih cepat orgasme

Mungkin banyak orang yang tidak nyaman untuk berhubungan seks saat menstruasi. Namun, ternyata perubahan hormon yang terjadi pada masa tersebut membuat Anda lebih mudah terangsang sehingga orgasme bisa dicapai lebih cepat.

Tak hanya itu, orgasme saat menstruasi bisa membuat durasi datang bulan menjadi lebih singkat dari biasanya. Ketika berkontraksi, rahim akan mengeluarkan lebih banyak darah.

Jika Anda ingin mencobanya, lakukan pada hari-hari terakhir ketika darah sudah tak mengalir sederas hari sebelumnya. Anda juga bisa melakukan rangsangan sendiri dengan masturbasi.

Ingatlah, hal yang terpenting saat seks adalah komunikasi. Katakanlah pada pasangan hal-hal apa yang membuat Anda senang dan apa yang membuat Anda tidak nyaman.

Sebaiknya Anda juga tidak terlalu berfokus untuk mencapai orgasme. Orgasme bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kenikmatan seks. Selama Anda merasa bahagia saat melakukannya, seks akan tetap menjadi hal yang menyenangkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.