Fenomagz
Unleash the Wild Side

Antioksidan Bisa Meningkatkan Kesuburan pasangan Anda

Berikut ini efek antioksidan untuk kesuburan pasangan Anda

0

FENOMAGZ – Antioksidan merupakan senyawa yang dapat melindungi kerusakan sel akibat radikal bebas. Sehingga, antioksidan juga dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit. Tapi, ternyata tidak hanya itu, antioksidan juga dikaitkan dengan kesuburan. Apa efek antioksidan untuk kesuburan? Apakah benar antioksidan dapat meningkatkan kesuburan pria maupun wanita?

Antioksidan bekerja dengan cara menghilangkan oksigen reaktif, di mana senyawa ini dihasilkan secara alami oleh tubuh. Oksigen reaktif dalam jumlah tinggi dalam tubuh (biasanya dihasilkan saat tubuh stres) disebut dengan stres oksidatif. Stres oktidatif ini dapat merusak sel-sel, termasuk sel yang membangun telur (ovum) dan sperma. Dengan menekan jumlah senyawa berbahaya tersebut, antioksidan dapat menunda proses penuaan dan meningkatkan kesehatan, termasuk kesehatan sistem reproduksi.

Baca juga: 6 Rahasia Pernikahan Langgeng Yang Dibeberkan Oleh Ahli

Karena antioksidan dapat melindungi seluruh sel dalam tubuh dari kerusakan, antioksidan banyak dihubungkan dengan kesuburan.

Berikut ini efek antioksidan untuk kesuburan pasangan Anda:

Jika penelitian pada pria banyak menunjukkan bahwa antioksidan dapat meningkatkan kesuburan, tampaknya hal ini menunjukkan hasil yang berbeda pada wanita. Penelitian yang dilakukan oleh University of Auckland tahun 2013 menunjukkan bahwa antioksidan tidak meningkatkan kesempatan wanita untuk hamil.

Bahkan, penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Weizmann Institute of Science tahun 2011 menunjukkan bahwa antioksidan mungkin dapat menyebabkan masalah pada kesuburan wanita. Penelitian yang dilakukan pada tikus betina ini menunjukkan bahwa antioksidan yang dioleskan pada indung telur tikus betina dapat menurunkan pelepasan sel telur. Namun begitu, penelitian baru dibuktikan pada tikus, belum pada manusia, sehingga penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk membuktikan hal ini.

Baca juga:   Beberapa Kecelakaan yang Sering Dialami Penis

Di lain sisi, beberapa penelitian juga membuktikan bahwa antioksidan memberi efek positif pada tingkat kesuburan wanita. Hal ini karena fungsi antioksidan dalam melindungi kerusakan sel akibat oksigen reaktif. Salah satu penelitian dalam Journal of Reproductive Medicine tahun 2004 membuktikan bahwa suplementasi nutrisi yang mengandung antioksidan (Vitamin E, zat besi, seng, selenium, dan L-arginin) pada wanita dapat meningkatkan tingkat pelepasan sel telur dan kehamilan.

Hal tersebut diperkuat dengan penemuan bahwa wanita dengan pengalaman keguguran berulang mempunyai konsentrasi antioksidan dalam tubuh jauh lebih rendah dibandingkan wanita sehat. Hal ini dapat menunjukkan bahwa tingkat antioksidan yang terganggu dalam tubuh dapat menyebabkan keguguran berulang. (fmz/bb)

Comments
Loading...