advertisement

Benarkah Krisis Seks Melanda Para Pria Zaman Now?

berikut ini penjelasan menurut salah seorang profesor

judi

FENOMAGZ – Saat ini rupanya tengah terjadi krisis kesuburan pria. Akibatnya, pasangan menjadi semakin sulit untuk mendapatkan keturunan. Bahkan para ahli juga memperkirakan, jumlah sperma pria yang mengalami penurunan hingga 52 persen dalam waktu empat dekade terakhir.

Baca juga: Seberapa Pentingkah Berhubungan Seks Dalam Hubungan Percintaan?

Namun, para ilmuwan belum mengetahui secara pasti hubungan antara penurunan jumlah sperma dengan tingkat kesuburan pria.

Meskipun demikian, para akademisi menunjukkan kedua hal itu secara logika berhubungan.

Berbeda dengan kesuburan wanita, pemahaman tentang kesuburan pria sangat jarang diketahui, seperti kapan bisa menurun dan bagaimana itu bisa terjadi.

Singkatnya, menurut Profesor Richard Sharpe, dari Universitas Edinburgh, pemahaman tentang masalah kesuburan pria tidak berkembang dari tahun 1990-an.

“Kami masih tidak tahu apa yang menyebabkan sebagian besar kasus kemandulan pria, yang berarti kami tidak memiliki alat untuk memperbaikinya,” katanya.

“Dan seperti sisi lain dari koin, adalah bahwa kita tidak dapat menyebabkan kemandulan untuk tujuan kontrasepsi. Kita belum mengembangkan kontrasepsi pria yang efektif selain kondom,” tambah Profesor Sharp.

Akhirnya, di antara pertanyaan besar yang belum terjawab, para ilmuwan masih tahu sedikit tentang produksi sperma, pendorong utama kesuburan pria.

“Kami tahu itu benar-benar tergantung pada kadar testosteron yang tinggi. Tapi kita harus tahu cara kerjanya dan kita masih belum tahu itu,” tutup Prof Sharp. (fmz/bb)

Comments
Loading...