Berhubungan Seks Vaginal dan Oral di Saat Istri Hamil Muda

ujar dr. Sepriani Timurtini Limbong

Fenomagz – Berhubungan seks saat sedang hamil muda masih menjadi pro dan kontra di masyarakat. Padahal, wajar apabila keinginan untuk melakukan itu muncul di kala perut istri belum terlalu besar.

Sebagian orang percaya bahwa berhubungan seks saat hamil muda berisiko pada janin. Misalnya, janin tidak berkembang dengan baik hingga menyebabkan keguguran.

Namun, sebagian lainnya berpendapat berhubungan seks saat hamil muda cukup aman. Bagaimana faktanya?

Aman atau Tidak?

Berhubungan seks saat hamil muda sebenarnya tidak selalu berbahaya untuk dilakukan. Selama kehamilan berjalan normal dan tidak ada keluhan, Anda dapat berhubungan seks sesering yang diinginkan.

“Sebenarnya, kalau kehamilannya tidak ada masalah, hubungan seks bisa dilakukan seperti biasa. Misalnya, pada kehamilan yang sehat dan tidak memiliki masalah,” ujar dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

“Kalau untuk ibu yang baru pertama kali hamil, berhubungan seks pada dasarnya juga tidak ada masalah. Kuncinya, si ibu dan janin tidak mengalami gangguan, seperti perdarahan, cairan ketuban merembes, rahim kontraksi terus-menerus, dan riwayat keguguran berulang,” Sepri menekankan.

Pastikan Janin Sehat

Aktivitas yang dilakukan saat berhubungan badan memang berisiko menimbulkan terjadinya perdarahan pasca senggama. Namun, jika kondisi kehamilan sehat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Janin pada dasarnya dilindungi oleh plasenta sehingga tidak akan terpengaruh oleh kondisi di luar. Selain itu, janin juga dikelilingi oleh dinding pelindung dari otot rahim dan cairan ketuban.

Hal ini membuat bayi tetap aman selama aktivitas seksual berlangsung. Kontraksi rahim yang timbul saat orgasme juga tidak cukup kuat untuk mencetuskan persalinan.

Comments
Loading...