advertisement

Boleh atau Tidak Wanita Onani? Ini Penjelasannya!

berikut ini penjelasan menurut penelitian yang telah dilakukan

judi

FENOMAGZ – Terlepas kenyataan bahwa masturbasi masih dianggap sebagai salah satu fenomena seksual yang dianggap abnormal, namun kenyataannya masturbasi merupakan kegiatan yang sangat umum terjadi pada manusia, bahkan juga pada hewan.

Baca juga: Benarkah Rangsangan Klitoris Yang Tepat Dapat Mendorong Orgasme Wanita?

Saat Anda mendekati dan memasuki usia pubertas (masa di mana tubuh dan pikiran Anda akan matang secara seksual), Anda mungkin mulai menyadari bahwa Anda memiliki keinginan seksual, gairah, pemikiran seksual, serta rasa ingin tahu dan kesadaran tentang tubuh Anda sendiri yang tidak Anda miliki saat Anda masih kecil. Selama dan setelah waktu ini, masturbasi bisa menjadi bagian dari kehidupan normal Anda sebagai suatu cara mengeksplorasi tubuh dan minat seksual Anda.

Banyak yang keliru percaya bahwa masturbasi adalah tindakan menyimpang dan berbahaya. Padahal ini salah besar. Meski kadang masturbasi dapat mengiritasi daerah kewanitaan Anda, terutama jika baru pertama kali melakukannya atau salah teknik (misal, menggunakan liur sebagai pelumas), masturbasi tidak membawa dampak bahaya besar pada kondisi fisik tubuh.

Menyentuh alat kelamin tidak akan memengaruhi kesehatan alat reproduksi atau kemampuan Anda untuk memiliki anak di kemudian hari. Masturbasi juga terbukti tidak menyebabkan kebutaan, lutut kopong, jerawatan, rambut rontok, maupun gangguan jiwa seperti mitos-mitos yang selama ini marak di kalangan masyarakat. Masturbasi merupakan aktivitas yang benar-benar normal dan sehat, baik itu untuk pria maupun wanita. (fmz/bb)

Comments
Loading...