advertisement

Bolehkah Pakai Minyak Zaitun untuk Pelumas Seks?

berikut ini Keuntungan pakai minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks

judi

FENOMAGZ – Penggunaan pelumas bisa sangat membantu sesi bercinta agar lebih nikmat dan lancar. Akan tetapi, baik pria dan wanita tidak boleh sembarangan memilih pelumas untuk seks. Lalu bagaimana dengan minyak zaitun atau olive oil yang katanya bisa jadi pelumas alami? Apakah sehat dan aman bagi organ intim?

Baca juga: Fakta Mengapa Pria Menyukai Wanita Berbokong Besar

Minyak zaitun memiliki banyak sekali manfaatnya. Mulai dari untuk dikonsumsi sebagai bahan makanan, perawatan kulit dan rambut, hingga sebagai pelumas.

Menggunakan minyak zaitun yang asli dan alami cukup aman digunakan, asal Anda tidak memiliki alergi terhadap zaitun. Keuntungan pakai minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks adalah:

  • Minyak zaitun cenderung lebih licin dan ramah untuk kulit daripada produk-produk yang mengandung berbagai bahan kimia.
  • Minyak zaitun memiliki sifat melembabkan sehingga dapat membantu masalah vagina kering.
  • Beberapa produk minyak zaitun memang ditujukan untuk masak atau makanan (bukan untuk kulit) sehingga bisa juga dijadikan pelumas untuk seks oral.

Akan tetapi, perlu dingat bahwa menggunakan produk apapun, termasuk minyak zaitun, area pada kewanitaan bisa menimbulkan efek samping. Efek samping yang paling sering terjadi yaitu infeksi bakteri pada vagina.

Ini bisa terjadi karena penggunaan minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks bisa mengganggu keseimbangan koloni bakteri di vagina. Vagina memang sudah punya sistem khusus untuk menjaga kadar bakteri baik tetap lebih banyak dan lebih kuat dari bakteri jahat dan jamur penyebab infeksi.

Karena itu, minyak zaitun tidak disarankan untuk digunakan sebagai pelumas sehari-hari. Terutama bagi wanita yang rentan kena infeksi vagina atau Anda sering mengalami gejala seperti vagina gatal, keputihan yang tidak wajar atau berbau, dan rasa sakit ketika berhubungan seks.

Anda boleh menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas untuk seks, tapi jangan terlalu sering. Sesekali saja, misalnya dalam keadaan darurat, masih relatif aman bagi pasangan yang sehat. (fmz/bb)

Comments
Loading...