advertisement

Ejakulasi Diluar Bisa Menyebabkan Kehamilan, Kok Bisa?

ini dia penjelasan menurut sebuah hasil penelitian yang sudah dilakukan

judi

FENOMAGZ – Kita sering menganggap bahwa senggama terputus merupakan salah satu metode kontrasepsi, padahal nyatanya bukan. Kontrasepsi merupakan sebuah metode yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan, namun teknik senggama yang terputus memang memiliki peluang gagal yang sangat tinggi untuk mengahalangi terjadinya kehamilan.

Baca juga: Benarkah Daun Kelor Memiliki Manfaat Untuk Vitalitas Seksual Kaum Pria?

Menurut salah satu hasil penelitian yang sudah dilakukan terdapat 4 dari 100 wanita yang akan hamil dari partner pria yang selalu menggunakan metode senggama terputus.

Artinya, ada peluang sebesar empat persen kehamilan dari metode ini. Jika dibandingkan dengan pil KB (tingkat kegagalan 6 persen) atau IUD (peluang gagal kurang dari 1 persen), maka angka ini sebenarnya termasuk tinggi. Di antara pasangan yang tidak bisa mengatur ketepatan waktu tarik-keluar, peluang kegagalan diperkirakan mencapai 27 persen dalam satu tahun.

Mengapa? Kebanyakan pria tidak bisa memprediksi secara akurat untuk melepaskan refleks tarik-keluar secepat yang mereka inginkan. Terlebih lagi, banyak pria di luar sana yang mengalami ejakulasi prematur.

Kondom, menurut CDC, memiliki tingkat kegagalan sebesar 18 persen. Yang perlu dipahami, persentase ini berasal dari kegagalan fungsi kondom akibat pria yang tidak memahami penggunaan kondom yang benar terlambat memakai kondom sampai sesaat sebelum seks atau keliru cara memakainya.

Meski Anda dan pasangan tidak bisa mengontrol kecelakaan, seperti kondom sobek, jika Anda benar-benar mengetahui cara memakai kondom yang baik dan benar, sangat kecil kemungkinan untuk dua alasan di atas bisa terjadi. Artinya, tingkat kegagalan pribadi Anda akan jauh lebih rendah dengan menggunakan kondom daripada hanya bersandar pada teknik senggama terputus. (fmz/bb)

Comments
Loading...