Fenomagz
Unleash the Wild Side

Fenomen, Jangan Sentuh Bagian Ini Saat Bercinta

0

Alih-alih ingin mengejutkan pasangan, sentuhan di daerah ini justru menyakitkan bagi pasangan

 

FENOMAGZ – Fenomen menyukai hal-hal yang mengejutkan saat bercinta dengan pasangan? Tunggu dulu Fenomen, ada baiknya Anda tanyakan dahulu kepada pasangan apakah ia mau dan nyaman dengan kejutan yang akan Anda berikan.

Karena ternyata, beberapa wanita kurang menyukai area tertentu tubuhnya disentuh saat bercinta. Ketika area tersebut disentuh atau distimulasi, mereka bukannya merasakan kenikmatan, tapi bisa jadi kesakitan dan merasa tidak nyaman.

Berikut adalah empat bagian tubuh yang sebaiknya tidak Anda sentuh saat bercinta dengan pasangan, kecuali sudah Anda.

Mulut Rahim

Area ini bisa disentuh saat Anda melakukan penetrasi. Ketika penetrasi pria sampai ke area ini, wanita bisa merasakan sakit yang luar biasa. Rasa sakit itu bisa terjadi karena dua hal, yaitu antara penetrasi dilakukan terlalu dalam atau wanita tidak mendapatkan foreplay yang cukup.

Saat wanita merasa bergairah dan memproduksi cairan lubrikasi dengan baik, uterusnya secara alamiah akan ‘terangkat’ dengan sempurna sehingga rongga vagina secara otomatis menjadi beberapa inchi lebih dalam dan memungkinkan penis masuk lebih jauh.

Kepala klitoris

vagina-sehat

Kelenjar pada klitoris biasanya seukuran kacang polong dan memiliki sekitar 8000 ujung syaraf sensor yang hampir sama banyaknya dengan sensor syaraf pada kepala penis. Walaupun memiliki ukuran kacang polong yang kecil, sebenarnya panjang klitoris bisa mencapai sekitar empat inci. Yang terlihat dari depan hanyalah kepalanya, sementara bagian lainnya tersembunyi di balik jaringan dari labia (bibir vagina) bagian dalam.

Baca juga:   Pentingnya Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Intim

Begitu sensitifnya klitoris ini terkadang bisa jadi terlalu intens ketika distimulasi langsung. Wanita semakin merasa stimulasi tersebut intens dan menyakitkan saat kepala klitorisnya disentuh sementara mereka sebenarnya sudah bergairah. Apa yang wanita rasakan ini sama seperti ketika Anda menelan es batu dan gigi terasa ngilu.

Kaki

touching feet

Berdasarkan riset yang dilakukan Universitas Josh Hopkins, memakai kaos kaki saat bercinta bisa membuat wanita lebih mudah orgasme. Mengapa demikian? Untuk bisa mencapai puncak, wanita harus benar-benar merasa rileks dan bebas dari kegelisahan.

Salah satu penyebab wanita bisa merasa gelisah atau tidak nyaman adalah karena kakinya merasa kedinginan. Sama seperti rasa dingin, menyentuh area kaki juga bisa membuat wanita merasa tidak nyaman.

Anus

touching butt

Anal seks bukanlah hal yang disukai wanita. Selain menyakitkan, aktivitas seks pada area tersebut berisiko menimbulkan penyakit dan menyebabkan luka jika dilakukan tanpa menggunakan pelumas. Anus yang terluka bisa menyebabkan infeksi.

Berbagai penyakit infeksi yang muncul karena berhubungan seksual (sexually transmitted disease/STD) mudah ditularkan melalui hubungan anal sex ini. Berbagai penyakit STD tersebut antara lain HIV, herpez simplex, hepatitis B, hepatitis C dan human papiloma virus (HPV). Selain itu, infeksi bakteri yang bisa terjadi antara lain gonorea, khlamidia, syphilis dan shigelosis. (fmz/pm)

 

Comments
Loading...