advertisement

Ini Dia Kesalahan yang Sering Pria Lakukan Dalam Memuaskan Pasangan Saat Seks

Berikut ini kesalahan yang sering dilakukan pria saat bercinta

judi

FENOMAGZ – Setiap pria percaya dengan segenap jiwa raga bahwa mereka adalah alinya di atas ranjang. Padahal sebenarnya masing-masing dari kita (ya, termasuk Anda!) setidaknya pernah membuat satu-dua kekeliruan kecil, namun fatal, yang mungkin memadamkan keromantisan antara Anda dan si dia, dan malah menggagalkan upaya memuaskan pasangan.

Baca juga: 4 Cara Membakar Gairah Seks Tanpa Menyentuhnya

Ada banyak kesalahpahaman tentang seks dan seksualitas, terutama ketika membicarakan perempuan. Wajar saja jika pria kerap merasa kebingungan tentang cara terbaik untuk memuaskan pasangan di tempat tidur.

Berikut ini kesalahan yang sering dilakukan pria saat bercinta:

Membolos foreplay

Ya, kadang seks memang bisa terjadi begitu cepat. Tapi pada umumnya, nyala gairah seksual wanita tak secepat pria yang bisa membara semudah membalikkan telapak tangan.

Luangkan lebih banyak waktu untuk memanjakan zona sensitif seksualnya berciuman, membisikkan gombalan cinta, buat fantasi seksualnya jadi nyata, berikan stimulasi payudara, atau hadiahkan cupang di lehernya. Bahkan tindakan sesederhana seperti memeluk sekalipun dapat merangsang oksitosin, hormon seks wanita yang menciptakan insting kedekatan dan kepercayaan.

Jangan terburu-buru menyudahi foreplay. Pastikan Anda juga menikmati pemanasan ini; seorang wanita tahu kapan pasangannya tulus mencintai dan menghargai setiap inci dari tubuhnya. Tidak ada yang lebih menggairahkan untuk wanita dari mengetahui bahwa Anda terangsang oleh tubuhnya dengan menyentuh, membelai, dan menciumnya di mana-mana.

Memperlakukan klitoris layaknya penis

Tubuh wanita berbeda dari seorang pria. Jangan mencoba untuk memperlakukan alat kelaminnya seperti Anda memperlakukan diri Anda sendiri. Cari tahu apa jenis sentuhan terbaik yang ia sukai. Luangkan waktu Anda sehingga dia tidak merasa diburu-buru. Jangan beralih ke penetrasi terlalu cepat.

Kebanyakan wanita dapat mencapai orgasme melalui stimulasi klitoris sebelum penetrasi vagina. Tentu saja, ini tidak berarti wanita tidak bisa menikmati orgasme lain selama hubungan seksual. Tapi ingat: setiap wanita berbeda; beberapa mampu meraih orgasme melalui penetrasi, dan beberapa tidak.

Terlalu percaya pada film porno

Kebanyakan pria bertindak sebagai pemandu dalam hubungan seksual. Dan dalam beberapa kasus ketika wanita berinisiatif untuk memimpin, ia akan diarahkan untuk bagaimana seharusnya ia bertindak. Jangan berasumsi bahwa hanya karena Anda melihat wanita mengerang begitu hebatnya di situs porno favorit Anda (misalnya si aktor menggigit putingnya dengan keras, menjambak, atau mendorong kepalanya keras-keras selama blowjob) bahwa ini adalah apa yang kekasih Anda juga inginkan. Cara seperti ini bisa efektif di waktu-waktu tertentu, namun sering kali tidak.

Film porno tidak realistik dan tindakan-tindakan agresif ini malah bisa membuatnya kesakitan dan tidak nyaman. Maka tak heran semakin banyak wanita yang “menyerah” dan memilih untuk berpura-pura orgasme. Jadi, Anda mungkin tidak menyadari bahwa sebenarnya si dia tidak menikmati seks tersebut. Wanita tidak ingin merasa seperti diwajibkan tampil dan bertindak seperti aktris film dewasa. Setiap wanita cenderung memiliki pilihan pribadi tentang bagaimana mereka ingin terlibat dalam seks.

Pastikan Anda mengetahui apa yang bisa memuaskan pasangan, mana yang tidak. Jangan takut untuk mengajukan pertanyaan seperti “Bagaimana rasanya?” atau “Apa kamu ingin sesuatu yang berbeda?” untuk menunjukkan Anda peduli. Biarkan dia memimpin sesekali, dan pastikan segala kebutuhannya terpenuhi. (fmz/bb)

Comments
Loading...