Jangan Cemaskan Berfikir Tentang Wajah Aneh Saat Orgasme

Psikolog Elizabeth Lombardo & kata terapis seks bersertifikat Holly Richmond

Fenomagz – Orgasme lekat dengan perasaan menyenangkan dan puas saat melakukannya. Namun, beberapa orang malah khawatir terhadap wajah aneh mereka saat mencapai klimaks. Mengapa bisa begitu?

Salah satu yang menyebabkan rasa khawatir pada wajah saat orgasme diakibatkan oleh budaya pop. Visualisasi klimaks banyak digambarkan dengan mata tertutup, mulut terbuka, rambut berantakan, dan kepala yang ditarik ke belakang.

‘Standar’ ini membuat banyak orang tidak nyaman untuk memperlihatkan ekspresi mereka yang sebenarnya. Pada wanita, masalah wajah saat orgasme semacam ini lebih banyak dilaporkan.

“Dan itu kekhawatiran itu tidak selalu pada wajah saat orgasme, ini juga termasuk bagaimana mereka melakukan hubungan seks dan perhatian terhadap fisik secara umum,” kata terapis seks bersertifikat Holly Richmond.

Terfokus pada Pikirannya

Richmond mengatakan bahwa saat berhubungan seks, perempuan lebih terfokus apa yang ada dalam kepala mereka sementara pria lebih memperhatikan tentang tubuhnya.

“Agar wanita benar-benar menikmati seks yang luar biasa, mereka harus benar-benar berada dalam tubuhnya saat pengalaman tersebut,” katanya.

Selain itu, Richmond juga percaya bahwa banyak wanita menganggap bahwa wajah ‘aneh’ mereka saat orgasme bisa mengejutkan pasangannya. Mereka juga takut bahwa hal itu bisa menurunkan gairah seks pasangannya.

“Saya pikir banyak wanita punya kecemasan tentang apa yang akan terjadi bahwa mereka mungkin ditertawakan atau ditolak karena penampilannya saat berhubungan seks. Itu hampir tidak pernah terjadi.”

Wajah Wanita saat Orgasme Malah Bangkitkan Gairah

Tidak hanya itu alasan perempuan tidak perlu khawatir tentang wajahnya saat orgasme. Sebuah studi tahun 2017 juga menyatakan bahwa wajah saat klimaks merupakan pembangkit gairah tertinggi pria dalam sebuah hubungan heteroseksual.

Pria akan merasa lebih maskulin dan berharga ketika dirinya berfantasi tentang perempuan yang mencapai klimaks saat berhubungan seksual dengannya. Karena itu, penting bagi seseorang untuk mendapatkan kepuasan ketika pasangannya merasa senang.

“Kami melihat orgasme pada wanita dihadapkan pada porno yang mainstream, jadi jelas banyak orang yang melihatnya,” ujar Richmond menambahkan.

Psikolog Elizabeth Lombardo mengatakan bahwa agar tidak merusak kehidupan seks, cobalah untuk tidak terlalu banyak memikirkan apapun ketika sedang berhubungan intim. Fokuslah pada tubuh dan kepuasan yang dituju saat seks.

Lombardo menambahkan bahwa cobalah untuk bertanya pada pasangan tentang kepuasan yang dia dapatkan.

“Tanyakan pada mereka, ‘Bagaimana reaksimu?’ Kalau saya menebak, sebagian besar pasangan akan menyukai Anda dengan wajah tersebut, karena itu berarti Anda benar-benar keluar dari tubuh untuk menikmati diri sendiri.”

Comments
Loading...