advertisement

Kenapa Penis Bisa Kesemutan, dan Apakah Berbahaya?

Berikut ini mengapa penis bisa kesemutan

judi

FENOMAGZ – Sama seperti bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki, penis juga bisa kesemutan. Pasalnya, organ intim laki-laki tersebut bersifat sensitif dan membutuhkan aliran darah yang lancar. Penis kesemutan biasanya terjadi pada atlet atau pengendara sepeda. Namun, kondisi tersebut juga bisa dialami oleh siapa saja.

Baca juga: Fakta Mengapa Pria Menyukai Wanita Berbokong Besar

Berikut ini mengapa penis bisa kesemutan:

Terlalu lama bersepeda atau duduk

Duduk terlalu lama diatas sadel sepeda atau di kursi bisa menyebabkan penis kesemutan. Ketika Anda duduk, terjadi tekanan saraf dan pembuluh darah diarea tubuh yang sensitif, yaitu perineum. Pada laki-laki, perineum terdapat di antara anus dan penis. Perineum Anda terdiri dari saraf dan pembuluh darah.

Maka, tekanan saraf serta pembuluh darah pada perineum bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembengkakan, aliran darah tidak lancar, hingga aliran darah terhambat (blockage). Inilah yang membuat penis dan skrotum Anda terasa kebas, kesemutan, atau nyeri.

Kekurangan hormon testosteron

Anda yang kekurangan hormon testosteron juga berisiko mengalami penis kesemutan. Pasalnya, hormon testosteron berfungsi untuk menjaga kesehatan penis. Kurang hormon testosteron bisa membuat aliran darah menuju area perineum tidak lancar. Akibat, penis dan skrotum mungkin terasa kebas atau kesemutan.

Penyakit atau gangguan saraf

Jika Anda sering mengalami penis kesemutan, Anda mungkin mengidap penyakit atau gangguan saraf tertentu. Penyakit yang menyebabkan gangguan atau kerusakan saraf seperti diabetes, multiple sclerosis, dan penyakit peyronie diketahui bisa menyebabkan penis terasa kesemutan. Biasanya penyakit-penyakiyt tersebut juga mengakibatkan impotensi. (fmz/bb)

Comments
Loading...