Fenomagz
Unleash the Wild Side

Makna Seks dan Tradisi Jepang Yang Saling Berkaitan

Ternyata di Jepang banyak banget loh lokasi wisata yang unik dan bisa membuat Fenomen terpesona

 

Fenomagz – Negeri sakura yang terkenal dengan makanan khasnya yaitu Sushi memiliki banyak sekali ragam tradisi yang unik. Tidak heran kalau negara ini menjadi tempat tujuan wisata yang sangat primadona di Asia.

Salah satu tradisi unik yang ada di negara ini adalah memiliki kaitan dengan seks. Tidak heran kalau negara yang satu ini penuh dengan video-video porno yang langsung terkenal karena dimainkan oleh beberapa bintang porno yang ada.

Hal ini tidak heran karena negara Jepang sendiri menganut hubungan seksual dengan pasangan adalah sesuatu kegiatan yang luhur dan wajib untuk dilakuka. Meski demikian di Jepang masih menganut budaya Timur yang tidak boleh terbuka untuk urusan seksual. Hal ini tentu berbeda dengan budaya barat yang sangat terbuka dengan urusan seksual. Jepang beranggapan berhubungan seksual sama dengan bentuk prokreasi dan lambang dari sebuah kesuburan.

Nah berikut ini adalah beberapa kaitan tradisi kuno dengan hubungan seksual.

Honen Matsuri, salah satu jenis festival di Jepang yang selalu dirayakan pada tanggal 15 maret. Festival ini adalah salah satu bentuk perayaan panen. Tetapi panen yang dimaksudkan disini bisa berupa apa saja tidak hanya bisa berupa panen padi, ternak uang yang berlimpah dan lain sebagainya. Tetapi salah satu bentuk yang bisa disyukuri seperti keturunan yang baru saja lahir.

Baca juga:   Anda Harus Mengatahui Tentang Kesehatan Seksual Pria

Kuil payudara,  Jepang punya beberapa kuil yang menyembah payudara wanita. Dua di antaranya adalah Ryuuon Ji atau lebih dikenal dengan nama Mama Kannon di Aichi dan Jison-in di Kudoyama, Wakayama. Di halaman kedua kuil ini terdapat banyak sekali patung, boneka, atau jimat berbentuk payudara wanita.

Kanamara Matsuri, berdasarkan arti yang sebenarnya adalah sebuah bentuk penis yang sangat besar dan salah satu festival yang terkenal dijepang ini dilakukan setiap awal bulan april dan pertama kali festival ini dilakukan pada abad ke 17.

Nah luar biasa unik bukan? Kalau Fenomen memiliki kesempatan ke Jepang jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat ini ya.(FMZ/AS)

Comments
Loading...