Masih Berani Coba Untuk Melakukan Anal Seks? Ini Bahayanya!

risiko yang mungkin akan kamu terima jika bercinta melalui dubur

FENOMAGZ – Seks melalui lubang belakang (dubur), atau dikenal dengan sebutan anal seks memang salah satu variasi yang kerap dilakukan hampir setiap pasangan saat berhubungan seks. Akan tetapi Anda tidak perlu melakukan ini karena sangat berbahaya dan memiliki risiko yang tinggi.

Baca juga: Tahukah Anda Ada 3 Pertanyaan Populer Di Google Mengenai Seks, Ingin Tahu? Simak Artikel Ini!

Anal seks tentu berbeda dengan seks yang biasa. Karena jalan masuknya penis adalah lewat dubur, bukan melalui lobang vagina. Berbagai ancaman pun mengintai Anda. Mulai dari rentan cedera pada penis, hingga terserang penyakit kelamin yang berbahaya!

Berikut ini hal yang akan terjadi jika melakukan anal seks:

Tidak seindah seperti di dalam film

Di film porno kerap kali orang melakukan seks melalui bagian belakang. Mereka terlihat seakan-akan sangat keasikan. Padahal pada kenyataannya Anal seks itu sangat menyakitkan! Hal ini disebabkan oleh kurangnya lubrikasi pada lubang dubur, sehingga ini akan sangat terasa sakit baik dari pihak pria maupun wanita.

Merusak otot dubur

Seks lewat belakang (melalui dubur) seperti yang telah disinggung, sangatlah berbahaya untuk dilakukan. Selain menimbulkan rasa sakit, anal seks ternyata juga bisa merusak fungsi otot dubur.

Tidak bisa menahan kentut

Herbenick mengungkapkan bahwa hal tersebut akan membuat seseorang menjadi lebih mudah buang gas alias kentut tanpa dapat ditahan. Tidak hanya kentut yang sulit untuk ditahan, buang air besar pun akan sama menjadi sangat sulit ditahan.

Dapat Merusak dubur Anda

Selain otot yang akan menjadi rusak, dubur pun juga akan mengalami kerusakan yang cukup parah. Organ dubur tidak akan terasa nyaman lagi. Terlebih lagi, lubang dubur sama sekali tidak direkomendasikan untuk bercinta, seperti vagina.

Rentan terhadap penyakit HIV/AIDS

Seperti yang sudah dikatakan, penetrasi di daerah dubur dapat menyebabkan luka karena tidak ada lubrikan di area tersebut. Akibatnya, luka tersebut dapat menjadi jalan untuk masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah Anda.

Penyakit atau virus yang masuk pun tidak sembarangan, karena sangat rentan terkena penyakit HIV/AIDS, hepatitis, HPV, dan penyakit lainnya. (fmz/bb)

Comments
Loading...