Memutuskan Berhenti Bercinta, Ini Yang Akan Terjadi Pada Tubuh

Berikut hal yang akan terjadi pada tubuh saat berhenti bercinta

FENOMAGZ – Ada perbedaan mendasar antara berhenti berhubungan seks untuk sementara waktu dengan benar-benar tidak berhubungan seksual sama sekali. Mungkin lebih tepat bila disebut sebagai selibat seumur hidup. Tentunya, rangsangan apapun terhadap diri sendiri juga termasuk di dalamnya.

Baca juga: Suasana Kamar Jadi Salah Satu Cara Bangkitkan Gairah Seks

Berikut hal yang akan terjadi pada tubuh saat berhenti bercinta:

Sistem kekebalan tubuh jadi lebih rentan

Studi menunjukkan bahwa aktivitas seksual secara teratur dapat memberikan kontribusi positif terhadap sistem kekebalan tubuh. Jadi, saat Anda berhenti berhubungan seks, Anda akan kehilangan manfaat itu. Anda dapat lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Bagi pria, bisa terkena disfungsi ereksi

Studi ini lebih terfokus pada pria yang lebih tua. Studi menunjukkan bahwa jarang berhubungan seks dapat meningkatkan kemungkinan disfungsi ereksi atau impoten. Aktivitas seksual secara teratur tak lain menjadi hal positif bagi pria agar ereksinya tetap teratur.

Bagi wanita, lebih sulit untuk terangsang

Vagina yang ketat tidak berhubungan dengan siapa orang yang Anda ajak berhubungan seks, namun ini terkait dengan aktivitas seksual yang rutin. Bukan berarti selaput dara Anda tumbuh kembali setelah Anda berhenti bercinta, tapi jaringan vagina dapat keluar dari kebiasaan santai saat terangsang. Ini membuat Anda butuh waktu sedikit lebih lama untuk terangsang saat Anda berhubungan seks lagi.

Berdampak pada jantung

Ada hubungan kuat antara kehidupan seks yang sehat dan jantung yang kuat. Seks memberikan efek terhadap jantung sama seperti saat Anda melakukan aerobik.

Memang, belum ada jawaban pasti apa yang terjadi pada jantung Anda jika benar-benar berhenti berhubungan seks. Namun, bila Anda adalah tipe orangg yang malas mendatangi pusat kebugaran, mungkin seks bisa menjadi jawabannya. (fmz/bb)

Comments
Loading...