Mengapa Wanita “Basah” Saat Bergairah?

berikut ini penjelasan mengapa wanita basah saat bergairah

FENOMAGZ – Ketika wanita terangsang secara seksual atau bergairah, tubuhnya melewati berbagai macam perubahan untuk membantunya bersiap menyambut seks bahkan jika rangsangan tidak benar-benar berlanjut ke tahap seks. Sebagai bagian dari perubahan tubuh ini, vagina mulai melumasi dirinya sendiri, yang umum digambarkan banyak orang dengan “vagina basah”.

Baca juga:  Fakta Mengapa Pria Menyukai Wanita Berbokong Besar

Vagina basah mengacu pada proses yang terjadi dalam waktu 10-30 detik seorang wanita pertama kali mengalami rangsangan seksual, di mana pembengkakan pembuluh darah dari jaringan yang terletak dibawah dinding vagina, disebut kelenjar Bartholin, menghasilkan cairan vagina pada dinding dalam vagina.

Pelumasan vagina ini adalah proses persiapan selama aktivitas seksual yang berperan besar untuk memfasilitasi hubungan seksual dengan memungkinkan pergerakan yang lebih luwes saat upaya penetrasi menciptakan gesekan. Pelumasan vagina ini dapat terjadi akibat stimulasi fisik, seperti selama foreplay seksual, atau dari sekedar memikirkan aktivitas seksual.

Pelumasan vagina terjadi ketika pasangan Anda terangsang. Itu yang pasti. Tapi yang penting adalah bahwa pelumasan terkait dengan seberapa sering dan berapa lama Anda terangsang. Jadi jika pasangan Anda mudah bergairah, atau sering memikirkan seks hingga ke titik menjadi sedikit bergairah, Anda mungkin akan mengalami vagina yang lebih basah. Jika Anda tidak sering atau mudah mengalami gairah seksual, Anda mungkin hanya perlu menghabiskan sedikit lebih banyak waktu dalam tahap foreplay untuk sampai ketahap itu.

Estrogen juga terkait dengan produksi cairan vagina saat sedang terangsang, sehingga perempuan yang secara alami memiliki kadar estrogen tinggi, seperti wanita dewasa saat usia muda, cenderung untuk bisa lebih mudah dan dalam volume yang lebih besar daripada wanita yang memiliki tingkat estrogen rendah. (fmz/bb)

Comments
Loading...