Seorang Ibu Satu Anak Pernah Tidur Dengan 100 Pria Karena Kecanduan Seks

kata Laurie Jade Woodruff

Fenomagz – Kecanduan seks, wanita 30 tahun asal Sheffield, Inggris pernah menghabiskan hari-harinya bercinta dengan orang asing dan keluar masuk klub seks. Setiap minggu, Laurie Jade Woodruff mencari pria yang bersedia memuaskan hasratnya.

Laurie mengaku kehilangan keperawanan saat usia 12 tahun. Meski usianya belum benar-benar pas untuk dianggap remaja, obsesi Laurie pada seks telah jelas. Dia juga punya kekasih.

“Aku masih di bawah umur sehingga perilaku itu salah. Tapi aku paham bahwa ketertarikanku pada seks sangat tinggi sejak usia dini. Aku menyukai laki-laki dan perempuan (suatu tanda yang umumnya dimiliki mereka yang kecanduan seks) dan tak sabar untuk segera berkencan,” tutur Laurie.

Kecanduan seks Laurie semakin berkembang ketika menginjak usia 20-an. Dia menghabiskan malam di klub seks dan bercinta dengan enam orang dalam waktu bersamaan. Laurie merasa pengalaman itu begitu menegangkan sekaligus menenangkan. Tapi pengaruh itu tak bertahan lama.

Mencari bantuan

Setelah putra pertamanya lahir, Laurie tahu harus membuat perubahan serius dalam hidupnya. Dia merasa harus mengarahkan semua energinya pada sang putra, Henry.

Laurie sadar bahwa kecanduannya akan seks hanya mengalihkan fokusnya dari Henry. “Ada anakku di hadapanku, tapi aku terlalu sibuk berkirim pesan dengan para pria karena terobsesi pada seks ketimbang memprioritaskan bayiku,” ucap Laurie.

Laurie kemudian memutuskan mencari pertolongan. Dia menjalani tes di situs Sex and Love Addicts Anonymous (SAA) lalu mendaftarkan diri pada program 12 langkah mengatasi kecanduan. Di sana, dia mendapat dukungan dari rekan-rekan pecandu serta para ahli. Dia juga rajin menghadiri pertemuan rutin.

Dalam proses pemulihannya, Laurie mendapat inspirasi untuk menuliskan pengalamannya menjadi sebuah buku. Hal itu rupanya sangat membantu dan kini Laurie berhasil menjalani hidup selibat selama 4 bulan. Suatu prestasi mengingat dahulu dia tak mampu hidup 2 minggu tanpa seks sama sekali.

“Aku tak lagi merasa putus asa. Sekarang aku menjalani meditasi dan tak selalu mengecek ponsel untuk berkencan. Henry adalah fokusku sekarang,” tutupnya.

Comments
Loading...