Fenomagz
Unleash the Wild Side

Tak Berdarah Saat Malam Pertama, Benarkah Istri Sudah Tak Perawan?

0

Berdarah atau tidaknya selaput darah wanita pada saat bercinta bukanlah indikator keperawanan wanita

 

FENOMAGZ – Malam pertama adalah malam yang selalu dinanti-nantikan oleh pasangan suami istri yang baru saja menikah. Sebab malam pertama adalah pertama kalinya pasangan suami istri yang baru menikah melakukan hubungan seksual secara sah, yang tentunya berharap menggapai kenikmatan dan menghasilkan buah hati.

Namun, tidak sedikit pasutri yang justru bertengkar atau berselisih paham setelah malam pertama usai. Penyebabnya adalah tidak berdarahnya vagina istri sehingga muncul tudingan dari suami bahwa istri sudah tidak perawan alias pernah melakukan hubungan seks sebelumnya.

couple in bed

Padahal menurut konsultan seksologi, dr Andri Wanananda, MS, hubungan intim pada pasutri baru tidak harus selalu diikuti oleh bercak darah, yang oleh budaya lokal dianggap penting. Padahal istri tidak berdarah juga bisa disebabkan handalnya sang suami melakukan pemanasan sebelum bercinta.

“Dari perspektif ilmu kedokteran seksual, ada dua alasan yang menyebabkan hubungan intim pertama kali tidak menimbulkan darah. Pertama karena selaput dara istri yang kenyal atau kedua suami sangat handal dalam melakukan foreplay. Sehingga lubrikasi vagina sangat optimal,” urai dr Andri.

Selaput dara yang kenyal merupakan bawaan atau kondisi dari wanita. Selaput dara yang kenyal memiliki sifat lentur, sehingga sulit robek atau dalam bahasa awam disebut pecah dan akhirnya tak mengeluarkan bercak darah ketika bercinta.

Penyebab lainnya adalah mahirnya suami melakukan foreplay. dr Andri menjelaskan bahwa foreplay yang tepat, sentuhan atau rangsangan di zona-zona erotis, serta suasana yang mendukung dapat membuat istri sangat terangsang sehingga lubrikasi vagina optimal.

Baca juga:   Bercinta Sambil Menutup Mata Bikin Anda Semakin Bergairah

“Akibatnya penetrasi dan sentuhan penis tidak membuat selaput dara terluka atau sobek karena amat licinnya permukaan selaput dara tersebut akibat siraman lendir yang optimal,”ujar dr Andri.

dr Andri juga menambahkan bahwa selaput dara yang ada di vagina tidak menutupi rongga dalam vagina seluruhnya seperti yang dikira oleh awam. Selaput dara hanya terbentang pada tepi rongga vagina sehingga bagian tengah rongga vagina terbuka. (fmz/pm)

Comments
Loading...