Beranda Sex Life Tips Yang Tepat Untuk Membersihkan Noda Atau Dara Usai Bercinta

Tips Yang Tepat Untuk Membersihkan Noda Atau Dara Usai Bercinta

bercinta

Fenomagz – Bercinta seringkali meninggalkan noda di seprai berupa air mani atau pelumas di seprai maupun kasur. Jika tidak langsung dibersihkan noda itu akan berbekas. Lalu, apakah cara membersihkan air mani sama dengan noda-noda yang lain?

Berikut saran dari pakar kebersihan cara yang tepat untuik membersihkan noda usai bercinta.

1. Ketahui bahan dasarnya

Air mani memiliki kandungan protein dan untuk membersihkan protein itu paling sulit.

“Noda protein paling baik ditangani dengan pembersih yang mengandung hidrogen peroksida,” kata Mary Gagliardi, ahli pembersih Clorox.

Langkah yang bisa Anda lakukan adalah melap noda tersebut dengan kain kering, kemudian oleskan atau semprotkam cairan pembersih. Kemudia, tunggu 3 menit baru lap kembali dengan kain lembab.

Joshua Miller yang juga ahli pembersihan profesional mengingatkan tidak menggunakan pemutih untuk membersihkan noda air mani. Menurutnya, pemutih dapat membuat noda protein seperti air mani menjadi bertahan selamanya.

2. Basahi dengan air panas

Gagliardi mengatakan cobalah dengan mencuci seprai katun atau poli campuran dengan air panas. Cairan vagina dan air mani adalah noda yang cukup mudah dihilangkan bila langsung dibersihkan. Semakin panas airnya, semakin baik membersihkan seprai.

Sementara, untuk kain satin dan sutra, Anda harus membersihkannya secara berbeda. “Gunakan air dingin untuk membilas noda terlebih dahulu, baru rendam menggunakan air deterjen bersuhu hangat,” kata Gagliardi.

3. Jangan pakai terlalu banyak dengan deterjen

Anda tidak perlu menggunakan terlalu banyak deterjen. “Pastikan kamu menambahkan dengan jumlah yang tepat. Menggunakan terlalu banyak bisa menyebabkan over-sudsing, yang mengurangi kinerja pembersihan.”

4.  Cuci noda darah dengan air dingin

Kadang-kadang seks muncul bersamaan dengan bercak darah atau mungkin tidak menyadari bahwa sedang haid. Ketika kondisi ini, bilaslah noda darah dengan air dingin, kemudian rendam dengan cairan pembersih.

“Tunggu 10 menit, lalu bilas dengan air dingin,” kata Gagliardi.

“Jika noda masih segar, ulangi prosesnya lagi, dan akhirnya cucilah benda itu dalam air hangat menggunakan deterjen.”

5. Membersihkan noda lubrikasi

Ada teknik tersendiri saat membersihkan noda lubrikasi. “Untuk sebagian besar noda pelumas berbasis minyak dan air, Anda dapat melakukan proses pencucian normal,” kata Miller.

Jika pelumas berbahan silikon, ini sedikit lebih rumit tetapi bisa dihilangkan.  “Anda kemudian dapat menggunakan deterjen enzim, atau bahkan sabun cuci piring ke noda menempelnya lubrikasi.”