Fenomagz
Unleash the Wild Side

Waktu Yang Pas Untuk Malam Pertama

0

Ketahui waktu yang tepat untuk melakukan malam pertama

 

Fenomagz – Malam pertama adalah waktu dimana pertama kalinya bagi pasangan suami istri yang baru saja melangsungkan  pernikahan  untuk melakukan hubungan seksual. Walaupun demikian tidak sedikit pasutri yang kebingungan kapan sebaiknya melakukan malam pertama.

Penyebab utamanya adalah, biasanya pesta pernikahan yang sebagian besar dilakukan pada malam hari membuat pasutri rawan letih dan kurang bergairah. Jika pun akhirnya berhubungan seksual, bisa jadi kenikmatan yang dicari malah tidak didapat.

Seorang pakar seksologi kedokteran dari Siloam Hospital, dr Heru H. Oentoeng mengatakan bahwa tidak ada patokan waktu khusus kapan pasutri yang baru menikah dapat melakukan malam pertama. Yang harus diingat adalah apakah pada waktu tersebut mereka sudah siap secara fisik maupun mental.

Menurutnya selama kedua pasangan memang sudah siap untuk melakukan hubungan badan pada saat malam pertama, kapan saja ingin melakukan malam pertama bisa kapan saja selama mereka sama-sama siap baik mental maupun fisik.

Dilanjutkan dr Heru, tentunya sebelum melakukan malam pertama, kedua pasangan harus tahu dulu kondisi masing-masing. Apakah sang suami atau istri merasa lelah, letih, atau bahkan mengantuk setelah melakukan pesta pernikahan.

Selain kondisi fisik, dr Heru juga mengingatkan bahwa untuk melakukan aktivitas bercinta, khususnya di malam pertama, kondisi psikologis juga penting. mereka harus mampu melihat kondisi psikologis pasangannya. Bisa saja karena ia terlalu lelah, moodnya menurun dan malah marah-marah.

Baca juga:   Pria Harus Tahu yang di Inginkan Wanita Setelah Selesai Berhubungan

Untuk itu dr dr Heru menyarankan  agar mendiskusikan segala hal ini terlebih dahulu dengan kepada pasangan terlebih dahulu sebelum melakukan pesta pernikahan. Hal ini sangat penting untuk dilakukan supaya menghindari kekecewaan salah satu pasangan, baik istri ataupun suami, yang sudah mempunyai keinginan untuk bercinta namun ditolak dengan alasan lelah.

“Ya memang sebaiknya dikomunikasikan dulu. Kalau sudah komunikasi, kapan saja boleh, yang penting tahu kondisi diri sendiri. Apakah kuat atau malah capek. Kalau capek jangankan malam pertama, sampai kasur bisa langsung tidur,” tutur dr Heru sembari terbahak.(FMZ/AS)

Comments
Loading...