Wanita Yang Sudah Operasi Angkat Rahim Pun Masih Bisa Orgasme

kata ahli pengobatan holistik yang mendalami kebidanan, Debra Rose Wilson

Fenomagz – Banyak orang yang berpikir usai menjalani operasi angkat rahim alias histerektomi maka wanita tersebut tak bisa berhubungan intim lagi. Nyatanya,  wanita tetap bisa berhubungan intim namun ada dampaknya ke tubuh.

Operasi angkat rahim tidak akan memengaruhi kehidupan seks. Anda bisa melanjutkan aktivitas seksual normal setelah masa penyembuhan berakhir. Prosedur ini akan menyebabkan perubahan pada daerah panggul, tetapi pengangkatan rahim dan leher rahim tidak akan memiliki efek signifikan pada kehidupan seksual.

Operasi pengangkatan rahim tidak mempengaruhi sensasi di vagina atau kemampuan untuk mengalami orgasme. Bahkan, beberapa wanita dapat menikmati kehidupan seks yang lebih baik setelah operasi. Tapi, jika ada perdarahan setelah berhubungan seks, segera konsultasikan ke dokter.

“Banyak wanita usai histerektomi tidak mengalami dampak negatif pada kehidupan seks mereka. Dalam beberapa kasus, bebas dari nyeri kronis dan perdarahan bisa meningkatkan gairah seks,” kata ahli pengobatan holistik yang mendalami kebidanan, Debra Rose Wilson.

Dia juga menjelaskan histerektomi dapat menyebabkan beberapa efek samping fisik jangka pendek dan panjang. Beberapa wanita juga mungkin mengalami efek samping emosional selama proses pemulihan tergantung jenis histerektomi yang dilakukan.

Jenis histerektomi diantaranya:

– Histerektomi parsial mengangkat uterus tetapi membiarkan serviks tetap utuh

– Histerektomi standar menghilangkan uterus dan serviks

– Histerektomi total mengangkat uterus, leher rahim, dan satu atau kedua indung telur dan saluran tuba

“Jika Anda memiliki histerektomi vagina, waktu pemulihan Anda biasanya lebih pendek. bisa kembali menjalani aktivitas yang biasa Anda lakukan dalam tiga atau empat minggu,” kata Wilson.

Menopause Datang Lebih Cepat

Selain itu, jelas Wilson, jika Anda menjalani histerektomi total yang mengangkat indung telur, Anda akan segera mulai menopause. Ini dapat menyebabkan:

– hot flashes

– kekeringan vagina

– keringat di malam hari

– insomnia

Sementara, untuk efek jangka panjangnya, Wilson mengatakan, semua jenis histerektomi tidak lagi mengalami haid. Anda juga tidak bisa hamil. Ini memang efek permanen dari menjalani histerektomi.

Comments
Loading...