advertisement

3 Cara Membersihkan Vagina yang Benar

Berikut ini 3 cara membersihkan vagina yang benar

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Bagaimana cara pasangan Anda dalam membersihkan vagina? Saat pasangan Anda mau memulai untuk mandi atau justru setelah pasangan Anda selesai mandi? Pasangan Anda biasanya menggunakan tangan atau dengan alat penggosok tubuh? Atau jangan-jangan selama ini pasangan Anda masih menggunakan cara yang salah untuk membersihkan vaginanya? Sebaiknya segera hentikan pasangan Anda jika terbukti salah membersihkan vagina.

Baca juga: 3 Penyebab Seseorang Bisa Orgasme Tanpa Disentuh

Berikut ini 3 cara membersihkan vagina yang benar:

Bersihkan hanya bagian vulva

Bagian vagina yang perlu dibersihkan hanya bagian vulva, termasuk labira mayora dan minora (bibir vagina luar dan dalam, yang besar maupun yang kecil). Bagian dalam vagina (mulai dari lubang hingga masuk ke dalam tubuh) mampu membersihkan dirinya sendiri. Menurut Jessica Shepherd, MD, ahli kebidanan dan kandungan University of Illinois di Chicago, Anda tak perlu mengutak-atik bagian dalam agar tak merusak flora vagina.

Pilih pembersih wanita yang mengandung povidine iodine

Vagina seharusnya memiliki pH antara 3,5-4,5. Menurut Shepherd, pH vagina harus dijaga agar flora yang baik tetap hidup dan jamur serta bakteri ‘enggan mampir’. Ketika Anda membersihkan vagina dengan cairan pembersih tubuh yang mengandung parfum (pH antara 7-8), berarti Anda sudah merusak pH normal vagina.

Hal Ini bisa menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan bau tak sedap. Pembersih tanpa pewangi adalah pilihan terbaik karena tidak mengandung zat yang berpotensi menyebabkan iritasi. Anda juga bisa memilih pembersih vagina yang mengandung povidine iodine karena menurut sebuah penelitian kandungan povidone iodine mampu mengembalikan kadar flora normal di vagina Anda sehingga bisa membantu menjaga kadar pH vagina Anda tetap normal.

Perhatikan frekuensi

Jika frekuensi Anda membersihkan vagina kurang, mungkin masih ada sisa keringat dan sekresi yang tersisa. Jika vagina dibersihkan secara berlebihan, Anda bisa mengganggu keseimbangan asam basa vagina.

Membersihkan vagina dengan tangan juga lebih baik dibandingkan menggunakan loofah (alat penggosok tubuh). Tekstur loofah bisa membuat luka dan jika pasangan Anda memiliki risiko penyakit menular seksual, penyakit ini mudah ditularkan lewat luka luka tadi. Bersihkan vagina satu atau dua kali sehari sudah cukup. (fmz/bb)

Comments
Loading...