advertisement

5 Hal yang Harus Dijauhkan Dari Vagina

Berikut ini 5 hal yang harus dijauhkan dari vagina

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Daerah kewanitaan Anda adalah area yang sangat sensitif. Tak semua orang dan tak semua hal bisa dekat-dekat. Karena itu, Anda harus ekstra hati-hati dengan vagina Anda. Pasalnya, bahan kimia atau sifat hal-hal tertentu bahaya bagi vagina. Baik ketika merawat kewanitaan atau ketika bercinta.

Baca juga: Pertanyaan Tentang Seks Yang Mungkin Anda Malu Untuk Tanyakan

Berikut ini 5 hal yang harus dijauhkan dari vagina:

Whipped cream atau sirup cokelat

Untuk menambah sensasi saat bercinta atau pemanasan, Anda dan pasangan mungkin ingin memanfaatkan bahan makanan seperti whipped cream dan sirup cokelat. Namun, sebaiknya jaga supaya whipped cream, sirup cokelat, atau bahan makanan manis lainnya tidak menyentuh area vagina Anda. Pasalnya, bahan makanan yang manis dan mengandung gula bisa mengganggu keseimbangan pH di daerah kewanitaan Anda. Menurut dr. Mary Jane Minkin dari sekolah kedokteran Yale University, hal tersebut bisa meningkatkan risiko Anda mengalami infeksi ragi vagina.

Buah-buahan atau makanan

Meskipun Anda sudah mencuci bersih buah-buahan atau bahan makanan alami lain, jangan mendekatkannya ke area vagina. Bahan pangan yang alami dan bersih masih mengandung berbagai mikroba yang asing bagi organ intim Anda. Ketika terpapar mikroba-mikroba tersebut, keseimbangan pH di area tersebut akan jadi kacau. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi bakteri vagina.

Minyak pohon teh

Hati-hati kalau Anda ingin mengganti pelumas vagina dengan minyak alami dari sari pohon teh. Seorang pakar ginekologi dari Amerika Serikat, dr. Raquel Dardik menjelaskan bahwa minyak pohon teh bisa membuat vagina terasa panas seperti terbakar. Ini karena minyak pohon teh punya reaksi kimia yang sangat keras dan bahaya bagi vagina. Jadi untuk menghindari iritasi vagina, jauhkan minyak pohon teh dari organ intim Anda.

Baby oil

Seperti halnya minyak pohon teh, menggunakan baby oil sebagai pengganti gel pelumas vagina juga bukan ide yang bagus. Pasalnya, dr. Mary Jane Minkin mengingatkan bahwa pelumas yang berbahan dasar minyak sulit untuk dibersihkan. Meskipun Anda sudah membilasnya, baby oil masih akan menempel pada area vagina. Jika dibiarkan, sisa baby oil bisa masuk ke bagian dalam vagina. Berbagai bakteri jahat pun akan ikut menempel dan terjebak bersama baby oil pada area kewanitaan Anda. Akibatnya, vagina justru jadi tempat bakteri bersarang dan berkembang biak.

Tato

Punya tato di bagian kewanitaan memang kedengarannya seksi. Akan tetapi, kulit di daerah intim Anda jauh lebih sensitif dibanding bagian tubuh lainnya. Terpapar bahan kimia keras dari tinta tato dan proses menyuntikkan tato dengan jarum bisa mengakibatkan iritasi dan infeksi serius. Bahkan tinta dari tato air (non-permanen) saja bisa menyebabkan infeksi vagina. (fmz/bb)

Comments
Loading...