Fenomagz
Unleash the Wild Side

Hindari Kebiasaan Ini Saat Sahur Agar Tidak Bau Mulut

0

Saat berpuasa, masalah yang sering dikhawatirkan banyak orang adalah bau mulut

Hindari Kebiasaan Ini Saat Sahur Agar Tidak Bau Mulut

FENOMAGZ – Fenomen, salah satu hal yang banyak dikhawatirkan oleh beberapa orang ketika berpuasa adalah mengalami bau mulut. Pasalnya saat berpuasa, produksi air liur menjadi berkurang, rongga mulut menjadi kering, serta bakteri di lidah dan gigi akan membuat mulut menjadi berbau tidak enak.

Agar terhindar dari masalah bau mulut saat berpuasa, ada beberapa hal yang sebaiknya jangan Anda lakukan selama sahur. Apa saja hal-hal tersebut? Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda jauhi saat sahur agar saat siang hari mulut Anda jadi tidak bau.

  1. Minum kopi

Kopi adalah salah satu minuman yang bersifat diuretik. Setelah Anda minum kopi, Anda dianjurkan untuk minum air putih yang cukup. Pasalnya jika tidak meminum air putih yang cukup setelah minum kopi, tubuh tidak akan bisa memproduksi air liur yang cukup pula.

Saat air liur sangat minim, mikroba dalam mulut akan semakin leluasa ‘memakan’ sisa-sisa makanan yang ada di mulut. Dan aktivitas mikroba inilah yang akan memunculkan bau mulut yang tidak sedap.

Karena itu bagi Anda penggemar kopi, ada baiknya Anda tidak  meminum kopi di waktu sahur. Pilihlah waktu lain untuk minum kopi agar tidak menimbulkan bau mulut di siang hari.

  1. Merokok

Nikotin dari rokok akan menempel pada gigi yang akan menyebabkan terjadinya plak. Ditambah lagi dengan sisa makanan yang ikut menempel di gigi yang akan menambah plak. Bakteri akan berakumulasi sehingga menimbulkan bau mulut saat puasa.

Tak hanya itu, rokok juga berpotensi membuat rongga mulut jadi lebih kering. Air liur yang tidak cukup diproduksi akan memicu pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri dalam mulut yang memecah asam amino, sehingga akan berakibat munculnya bau mulut yang tidak sedap.

  1. Kebanyakan makan telur dan daging

Fenomen tentunya percaya bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Demikian juga halnya dengan mengonsumsi telur dan daging berlebihan saat sahur. Ya, mengonsumsi telur dan daging secara berlebihan saat sahur akan menghasilkan gas yang cukup tinggi.

Nah, apabila gas di lambung terlalu banyak maka napas Anda juga menjadi tidak sedap. Selain itu, perut juga akan terasa kembung dan tidak nyaman.

Pasalnya, daging mengandung banyak protein yang bisa berubah menjadi asam amino. Ketika puasa, produksi air liur akan berkurang karena kurangnya asupan cairan. Akibatnya, jumlah oksigen di dalam mulut pun akan berkurang. Nah, bakteri yang ada di mulut memecah asam amino sehingga menyebabkan mulut berbau tidak sedap.

  1. Tidak menggosok gigi setelah sahur

Setelah Anda selasai makan sahur, ada baiknya Anda mengambil jeda 15-20 menit untuk segera menggosok gigi. Pasalnya, jika Anda menunda menggosok gigi, hal tersebut bisa jadi penyumbang peluang munculnya bau mulut saat sedang berpuasa.

Bau mulut seringkali terjadi karena seseorang terlambat membersihkan gigi. Apalagi hanya cukup dua menit untuk membuat mulut menjadi asam setelah mengunyah makanan berkabohidrat.

Sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut lama-lama akan menjadi plak yang bisa menyebabkan bau mulut. Belum lagi jika Anda tidak menggosok gigi dengan baik sehingga masih banyak sisa makanan yang tertinggal.

  1. Makan makanan berbau tajam

Fenomen, saat berpuasa ada baiknya Anda mengendalikan hasrat untuk makan makanan yang berbau tajam pada saat sahur, seperti petai, jengkol dan bawang. Pasalnya, makanan yang berbau tajam akan menyebabkan napas Anda pun ikut berbau kurang sedap.

Untuk buah, sebaiknya Anda menghindari mengonsumsi nangka dan durian karena bisa memicu gas pada lambung.

Baca juga:   Bahaya Pemakaian Headset Bagi Telinga dan Otak

Selain menghindari makanan berbau tajam, kurangi juga mengasup makanan atau minuman manis pada saat sahur, karena hal ini bisa mempercepat mulut menjadi asam, sehingga mengundang datangnya bau mulut. (fmz/pm)

Comments
Loading...