Fenomagz
Unleash the Wild Side

Hati-hati Jika Fenomen Sering Merasa Kantuk

Hipersomnia idiopatik adalah gangguan neurologis, di mana penderitanya tidur malam dalam jangka waktu lama tetapi tidak menyegarkan

 

FENOMAGZ РHipersomnia adalah kantuk berlebihan, terlihat dari tidur malam yang berkepanjangan, sulit mempertahankan keadaan terjaga pada siang hari, atau  episode tidur yang tidak inginkan pada siang hari. Ada beberapa tipe hipersomnia yaitu hipersomnia berulang, idiopatik dan post trauma.

Hipersomnia berulang memiliki gejala terjadi kantuk hebat berulang tanpa kenal waktu. Penderita bisa tidur 16-20 jam sehari. Hipersomnia idiopatik adalah gangguan neurologis, di mana penderitanya tidur malam dalam jangka waktu lama tetapi tidak menyegarkan. Sehingga siang dalam waktu lama, penderita tetap merasa kurang tidur.

Kenali pemicunya

Kurangnya tidur dalam jangka waktu lama, jadi salah satu penyebab hipersomnis. Misalnya kebiasaan begadang yang pada satu titik akan membuat tubuh dan otak kelelahan dan menentut tidur yang sangat panjang dalam jangka waktu yang lama:

  • Faktor lingkungan terdekat, seperti paangan yang tidurnya mengorok dan kehadiran bayi baru yang minta disusui setiap tiga jam sekali walau di tengan malam.
  • Shift kerja berubah-ubah. Jam biologis yang tidak tetap, akan mengancaukan ritme sitme sirkadian (ritme intenal tubuh) dan membuat otak sulit bersinkronisasi mengatur waktu tidur.
  • Kondisi mental yang tidak sehat seperti cemas berlebih, depresi kekecewaan yang mendalam seringkali membuat seseorang susah tidur dan terbangun tengah malam.
  • Penggunaa obat-obatan tertentu, alkohol, kafein, pemakaian pil tidur dan antihistamin.
  • Kondisi medis seperti hipertiroid, asma dan rasa nyeri kronis
  • Jetlag atau perusahaan zona waktu yang terlalu jauh jaraknya
  • Gangguan tidur yang tidak segera ditangani seperti sleep apnea (gangguan tidur karna napas), insomnia dan narkolepsi.
Baca juga:   Olahraga Ringan di Pagi Hari Sebelum Bekerja

Yang harus dilakukan

Cara mengatasi hipersomnia adalah dengan menghindari pemicunya diperlukan kemaauan untuk mengubah gaya hidup seperi.

  • Tidak mengkonsumsi alkohol, kafein dan bahan-bahan yang dapat membuat jadwal tidur terganggu
  • Atur jadwal tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari
  • Rutin berolahraga 20-30 menit setiap hari atau minimal tiga kali seminggu
  • Tenangkan diri dan rileks sebelum tidur. Jika doa pasrah kepada yang kuasa diras membantu, lakukanlah.
  • Jangan merokok karena sama seperti kafein, nikotin juga bisa menunda waktu tidur anda.
  • Mandi dengan iar hangat dapat membuat tubuh untuk rileks
  • Ciptakan suasana kamar yang nyaman. (fmz/pz)
Comments
Loading...