Ini Dia Cara Memahami Hasil Analisis Sperma Milik Anda

Berikut ini cara memahami hasil analisis sperma milik Anda

FENOMAGZ – Ketika sampel punya Anda dilihat secara kasat mata lewat uji makroskopik, cairan mani yang normal seharusnya akan berwarna putih keabuan atau akan terlihat putih mutiara, dan memiliki bau khas seperti bunga akasia. Air mani Anda dikatakan normal jika setelah diperiksa volumenya minimal 1,5 mililiter, dengan kandungan 15 juta sel sperma per mililiternya. Setelah dikeluarkan, air mani yang normal akan dengan cepat menggumpal namun akan kembali mencair lagi dalam waktu yang kurang lebih 60 menit.

Baca juga: Mengapa Berendam Air Panas Bisa Bikin Pria Tidak Subur? Ini Penjelasannya!

Kadar pH air mani yang normal seharusnya sekitar 7,2. Apabila pH-nya terlalu basa (lebih dari 8), ini menandakan potensi infeksi. Apabila pH air mani Anda kurang dari 7 (terlalu asam) dan jumlah spermanya sangat sedikit ketika dilihat dari mikroskop, ini mungkin menandakan adanya kerusakan pada saluran pengalir sperma yang menyebabkan masalah ejakulasi seperti ejakulasi retrograde (ejakulasi terbalik).

Sperma dinyatakan masih bisa berfungsi baik jika 4% dari total sel sperma dalam sampel berbentuk normal. Jika jumlah sperma Anda rendah ketika dilihat lewat mikroskop, namun ternyata memiliki gerak yang tergolong baik (60% atau lebih sperma bergerak), maka masalah kesuburan tidak perlu dikhawatirkan.

Apabila pada sampel ditemukan banyak sel darah putih, patut dicurigai adanya infeksi pada saluran reproduksi laki-laki. Infeksi dan/atau penyakit tertentu, seperti diabetes, dapat memengaruhi kesuburan Anda secara tidak langsung. Jika hasil tes kesuburan pria dinyatakan tidak normal atau tidak subur, segeralah buat janji temu dengan dokter untuk mendiskusikan langkah perawatan selanjutnya. (fmz/bb)

Comments
Loading...