Fenomagz
Unleash the Wild Side

Hal ini yang Terjadi Pada Otak saat Anda Sedang Mengalami Stress

0

Hormon stres dapat berdampak buruk terhadap otak, membunuh sel-sel saraf pada otak dan menjadi penghambat proses regenerasi sel-sel saraf baru

 

FENOMAGZ – Hingga saat ini sebenarnya masih belum teruraikan penuhnya dampak buruk yang terjadi pada otak ketika seseorang mengalami strs. Namun dari hal ini yang banyak diketahui saat ini, bahwa dampak stress dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap kesehatan tubuh, suasana hati pikiran seseorang.

Stress telah menjadi bagian yang tak terlepaskan dari kehidupan kita. Sakin seringnya terjadi, sampai mungkin kita tidak menyadari bahwa kita sedang mengalami stress. Hal ini dapat muncul dari gejala seperti sakit kepala, mood menjadi sensitive, cepat meledak yang kemudian dapat berkembang menjadi demam atau bahkan pada giliran terparahnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Lantas apa hubungannya stress dengan perkembangan otak.

Saat stress tubuh melepaskan hormon yang dikenal dengan sebutan kortisol. Hormon stres tersebut dapat berdampak buruk terhadap hippocampus otak, yaitu memperkecil ukuran otak, membunuh sel-sel saraf pada otak dan menjadi penghambat proses regenerasi sel-sel saraf baru. Yang pada akhirnya tentu akan membuat kemampuan otak menjadi terganggu. Adapun hippocampus merupakan bagian orang yang amat penting untuk memori, kemampuan berpikir, belajar serta pengaturan emosi. Jika terjadi gangguan pada bagian otak ini, maka kapasitas memori akan menurun.

Berikut beberapa dampak buruk stress terhadap otak :

Stres melemahkan daya ingat

Kenaikan tingkat glukokortikoid akibat stress yang berkepanjangan akan berpengaruh pada melemahnya daya ingat seseorang. Hal ini terjadi disebabkan karena ujung saraf yang lebih tua merasakan kesulitan untuk berhubungan dengan sel-sel otak yang baru. Selain itu stress yang sering terjadi akan semakin mempersulitkan otak dalam mengirimkan informasi atau feedbacknya, sehingga menyebabkan kehilangan ingatan dalam jangka pendek.

Baca juga:   Ini Alasanya Anda Sering Merasakan Mood

Stress menyebabkan penyusutan otak

Kondisi stress yang terjadi akan dapat menyebabkan komposisi otak yang terenggut, sehingga membuat daerah hippocampus otak menyusut beberapa tempo. Kondisi seperti ini lebih sering terlihat pada korban trauma atau kekerasan. Penyusutan otak dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk mengingat sesuatu dan sulit berkonsentrasi.

Stres lebih mungkin membuat saraf terjepit

Tugas dari kantor yang begitu banyak atau terlalu berat memikirkan sesuatu akan mungkin membuat seseorang mudah mengalami stress. Namun tahukah anda stress dapat mengurangi sirkulasi darah di otak secara drastic, sehingga dapat meningkatkan resiko menderita stroke. Saraf pada pembuluh darah akan mulai mengalami penyusutan atau terjepit secara bersamaan. Jika hal ini terjadi, maka akan dapat menghalangi pasokan darah, nutrisi serta oksigen ke otak serta menghambat kemampuan otak untuk menyembuhkan dirinya sendiri dengan lebih cepat. (fmz/pz)

Comments
Loading...