Fenomagz
Unleash the Wild Side

Tips Mencukur Janggut Agar Tidak Perih

Close up of a young man shaving using a razor
0

Agar tidak terasa perih saat mencukur janggut, lakukan langkah ini

 

FENOMAGZ – Trend grooming saat ini tidak lagi tampil klimis dan bersih pada sekitar area wajah. Bulu-bulu halus seperti kumis, jambang dan janggut dibiarkan lebih panjang dari biasanya. Semakin wajah terlihat brewokan, semakin terasa “manly”. Trend tersebut sah-sah saja selama ditunjang dengan penampilah yang rapih dan bersih.

Peralatan untuk merapihkan brewok (grooming kit) sudah makin banyak dipasaran. Jadi jika anda berniat untuk menumbuhkan kumis jambang dan janggut, tidak alasan tumbuhnya nanti akan menjadi berantakan.

Namun jika anda salah satu pria yang sudah mulai bosan brewokan dan ingin kembali tampil bersih, bisa coba tips mencukur kumis dan janggut secara aman dan tidak perih berikut ini.

  1. Pastikan Peralatan Cukur Baru atau Setidaknya Bersih

Pisau cukur yang sudah lama, level ketajamannya akan berkurang. Lihat juga secara detil pada mata pisau. Terkadang jika salah dalam penyimpanannya, bisa terdapat endapan kotoran atau karat. Hal itu sangat berbahaya dan akan menimbulkan iritasi.

  1. Hindari Langsung Mencukur Habis Dengan Pisau Cukur

Jika brewok Anda sudah lebat dan panjang apalagi telah berbulan-bulan, maka butuh cara khusus dalam mencukurnya. Gunakan trimmer, atau gunting kecil dan sisir. Potong secara lapis per lapis hingga bulu-bulu menjadi tipis dan cukup untuk dicukur.

  1. Gunakan Pisau Cukur Yang Tajam dan Sesuaikan Mata Pisau

Agar aman, sebaiknya gunakan pisau cukur yang baru. Mata pisau juga sebaiknya disesuaikan (single , double, atau triple blade). Gunakan pisau cukur yang memiliki mata pisau lebih dari satu jika dirasa bulu-bulu Anda lebih lebat. Jika tidak, maka gunakan single blade saja. Jika tidak diperhatikan dalam memilih mata pisau, potensi melukai kulit akan semakin besar.

  1. Tunggu hingga seminggu Barulah Cukur Habis Hingga Licin dan Bersih

Dari proses trimming tadi, sebaiknya jangan langsung dicukur habis. Kulit yang sudah lama tertutup bulu cenderung masih sensitif. Hal itulah yang seringkali mengakibatkan kulit menjadi iritasi setelah bercukur.

  1. Gunakan Air Hangat dan Pilih Produk Mencukur Yang Sesuai

Basuh terlebih dahulu dengan air hangat. Gunanya agar bulu-bulu tipis tadi lebih lentur dan mudah saat dicukur. Produk juga harus disesuaikan dengan kulit, ada yang berbentuk gel, foam, dan cream.

Gel untuk kulit sensitif. Foam menimbulkan efek lebih kering pada kulit, sehingga tidak cocok untuk kulit kering. Sedangkan jenis cream adalah yang paling direkomendasikan. Shaving cream terdapat kandungan glycerine yang dapat melembabkan kulit dan menghindari iritasi pada saat bercukur.

  1. Oleskan dengan kuas cukur terbaik

Kuas cukur (shaving brush) harus dalam kondisi yang bagus. Harus lebat dan tidak banyak bulu yang lepas. Penggunaan kuas cukur dimaksudkan agar shaving cream lebih merata.

  1. Cukurlah Searah Tumbuhnya Bulu

Jangan mencukur dengan arah berlawanan dari tumbuhnya bulu. Hal itu dapat menimbulkan luka dan iritasi. Sebaiknya searah, serong atau menyamping.

  1. Lap Dengan Handuk Secara Perlahan, Bukan Digosok

Dengan menggosok, akan membuat kulit iritasi dan kemungkinan akan perih. Lap dengan cara menempelkan secara pelan-pelan hingga bersih. (fmz/pm)

Comments
Loading...