advertisement

5 Alasan Kenapa Harus Liburan Ke Makau

Berikut ini 5 alasan kenapa harus pergi liburan ke makau

judi

FENOMAGZ – Makau tidak harus selalu berbicara mengenai perjudian. Diam-diam, salah satu kota adminsitratif di China ini menyimpan banyak destinasi wisata yang patut dikunjungi saat musim liburan.

Berwisata ke Makau, Anda bisa mengunjungi wisata alam, buatan hingga religi. Beberapa bangunan bersejarah juga banyak tersisa di kota bagian pesisir selatan China ini.

Baca juga: Selalu Jatuh Cinta Kepada Orang Yang Salah? Lakukan 4 Hal Ini Untuk Mengubahnya!

Berikut ini 5 alasan kenapa harus pergi liburan ke makau:

Punya pantai berpasir hitam

Meski berjuluk sebagai kota administratif, Makau juga punya pantai. Pantai di kota ini pun unik, jika pantai pada umumnya memiliki pasir berwarna putih, pantai di Makau justru mempunya pasir dengan warna hitam. Keunikan ini pun menjadi daya tarik wisatawan.

Hac Sa Beach atau Pantai Hac Sa. Pantai ini memiliki pasir hitam yang membentang sejauh 4 kilometer. Uniknya lagi, pantai ini berbentuk bulan sabit apabila dilihat dari ketinggian.

Punya banyak landmark

Makau menjadi salah satu kota dengan sederet landmark. Sedikitnya, ada lima landmark yang bisa Anda kunjungi, yakni Menara Makau, patung Sun Yat Sen, Guia Lighthouse, Canidrome, Portas do Cerco, Cameos Grotto. Seluruh landmark itu memiliki daya tarik yang saling berbeda. Karenanya, jangan heran jika Anda menyaksikan wisatawan saling berfoto di tempat-tempat tersebut.

Memiliki sejarah yang menarik

Berkunjung ke Makau, Anda bisa sekaligus mengetahui sejarah lengkap mengenai kota tersebut. Tahu kah Anda, bahwa Makau memilikiu unsure sejarah yang erat dengan bangsa Portugis. Bangunan-bangunan portugis pun masih banyak berdiri di sana. Kedekatan ini juga dilihat dari dialek bahasa Portugis yang masih menjadi ciri khas. Orang Portugis dahulu berjualan sutra, emas hingga rempah-rempah di wilayah ini.

Mempunyai gereja katolik terbesar

Di Makau, berdiri gereja katolik terbesar di Asia Timur. Yakni, Gereja Katedral St. Paul. Bangunan ini dibuat para Yesuit sekitar tahun 1580-1625 masehi. Bangunan ini membentuk ‘acropolis’ Macau.

Namun sayang, kini gereja itu tinggal reruntuhan. Tapi hebatnya, bangunan ini justru salah satu lokasi wisata favorit di Makau. Pada tahun 2005, reruntuhan ini secara resmi terdaftar sebagai bagian dari Pusat Historis Makau, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO.

Banyak wisata religi

Mayoritas penduduk Makau memeluk agama Budha, namun beberapa tempat beribadah di sana bisa dijadikan sebagai destinasi wisata.

Selain memiliki bangunan yang unik, biasanya mempunya nilai sejarah yang tinggi. Sehingga, masyarakat pun bisa menjadikan wisata religy, khususnya bagi yang beragama Budha. Tapi, bagi wisatawan lain, nilai sejarah dan keunikan bangunan bisa menjadi alasan untuk mendatangi lokasi wisata tersebut.  Beberapa lokasi yang populer seperti Kuil A Ma, Candi Puji, Gereja St Joseph, dan Candi Na Tcha. (fmz/bb)

Comments
Loading...