Fenomagz
Unleash the Wild Side

Wisata Yang Tersembunyi di Indonesia

0

Fenomen harus tahu kalau ternyata banyak wisata yang tersembunyi di indonesia

 

Fenomagz – Sebagai salah satu Negara kepulauan terbesar yang ada di dunia membuat Indonesia memiliki beragam keindahan. Faktanya ada banyak sekali wisata di Indonesia yang masih belum banyak di ketahui oleh para wisatawan baik wisatawan local maupun macanegara. Hal ini dikarenakan jumlah pulaunya yang begitu banyak dan luas Indonesia yang begitu luas. Sebagai Negara yang memiliki banyak kekayaan ternyata Indonesia juga memiliki banyak sekali surga wisata yang belum banyak diketahui. Berikut adalah beberapa wisata tersembunyi yang belum terkenal atau tersembunyi.

Pulau Anambas, sebagai pulau yang memiliki perbedaan dari pada pulau yang ada di Indonesia sebagian pulau ini adalah pulau yang terletak di sekitar perairan laut china dan juga laut latuna untuk saat ini pemerintah sedang melakukan pembesaran proyek agar pulau yang tersembunyi ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata.

Pulau Berhala, pulau yang didalamnya terdapat tiga pulau kecil ini memiliki ciri khas tersendiri. Pulau ini memiliki luas yang tidak besar karena tercatat hanya seluas 50 ribu meter persegi saja. Selain itu pulau unik ini di huni oleh beragam flora dan fauna. Selain itu pulau ini banyak dihuni oleh burung-burung dan menjadi salah satu tempat berkembang biaknya penyu.

Pulau Karampuang, pulau yang memiliki arti lain yaitu bulan dinamakan demikian karena jika fenomen melihat pulau ini dari ketinggian tertentu pulau ini akan terlihat seperti bulan. Pulau yang airnya didominasi oleh beragam karang serta semua sisinya dikeliling oleh telu ini menjadikan pulau ini sebagai salah satu surga tersembunyi yang patut untuk diketahui oleh masyarakat karena memiliki keunikkan.

Baca juga:   5 Negara Tujuan Wisata Seks Paling Populer di Dunia

Pulau Maratua, terdapat dua cara untuk bisa mengunjungi pulau yang terletak di Kalimantan Timur ini yaitu via Pelabuhan Tanjung Redeb dan Pelabuhan Tanjung Batu. Dari Pelabuhan Tanjung Redeb, perjalanan dimulai dengan menyusuri Sungai Kelay yang langsung bermuara ke laut selama 3 jam perjalanan. Pulau ini memiliki Rata-rata terumbu karang pada zona reef slope dalam kondisi baik, dengan tingkat penutupan terumbu karang 61 persen, yang terdiri dari 55 persen hard coral dan 6 persen soft coral. (FMZ/AS)

Comments
Loading...